UNAIR NEWS Pengambilan sumpah pada pelantikan NERS priode 1 tahun 2017, berlangsung di Hall lantai 2 Airlangga Covention Center (ACC), kampus C 51动漫, rabu(8/2). Sebanyak 81 alumni yang resmi mendapat gelar NERS ini terdiri dari 30 laki-laki dan 51 peremuan. Sumpah yang diambil oleh rohaniawan berlangsung hikmat dan bahagia.
Ucapan selamat pun disampaikan langsung oleh Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih SE., Mt., Ak., CMA. Selain sambutan, rektor juga memberi semangat untuk langkah dan medan baru bagi ners setelah pelantikan.
淗arapan setelah ini, ilmu yang diterimah bisa berguna, bermanfaat bagi kehidupan khususnya kontribusi bagi ilmu keperawatan, paparnya.
Pengukuhan sumpah ini akan membawa 81 alumni keperawatan UNAIR untuk menghadapi dunia persaingan yang semakin ketat. Selaku Dekan Fakultas Keperawatan (FKP) UNAIR, Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons) dalam sambutannya menyinggung persaingan di dunia kerja yang semakin kompetitif, terlebih menyikapi persaingan secara global.
淜ompetensi telah disipakan di dunia pembelajaran, sehinggga dapat membekali alumni menghadapi persaingan global saat ini, paparnya.
Prof. Nursalam juga menambahkan bahwa dalam pembelajaran yang tengah dilakukan selalu mengacu pada standar kompetensi, terdapat lima aspek yang perlu dipahami. Pertama, Praktek Etik legal, Profesionalisasi, Leadership and Manejemen, Education and riset , Propesional development yang ditelah dipaparkan termasuk dalam uji kompetensi menghadapi persaingan global.
淯ntuk fakultas keperawatan sendiri, penilaian terhadap row input sendiri cukup tinggi dibandingkan dengan institusi lainnya, lanjutnya.
Menambahkan pernytaan Prof. Nursalam, Zainal Abdidin mengatakan, yang paling penting itu kerja keras, disiplin, dan moral sesuai dengan tagline UNAIR (excellence with morality, red). Terlebih untuk profesi sebagai perawat, baginya kerjasama adalah hal penting untuk menjaga tetap solid dan hasil yang lebih maksimal lagi.
Zainal abidin merupakan salah satu alumni terpilih yang berkesempatan mewakili teman-temanya menyampaikan kata sambutan. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan yang terus terjadi membuat saya harus belajar lebih giat lagi.
淯ntuk itu keinginan saya setelah ini yaitu melanjutkan studi agar bisa meningkatkan drajat profesi keperawatan, kata Zainal.
淪ejalan dengan cita-cita saya untuk bisa berkontibusi dalam dunia keperawatan, semangat kedepannnya bagi saya adalah bisa melahirkan penelitian-penelitian baru yang menangani kasus-kasus kesehatan. Penelitian baru yang dapat dijadikan sebagai referensi medis membangun motivasi baru untuk target dan rasa optimistis, tutup zainal alumni B17 ini. (*)
Penulis: Helmy Rafsanjani
Editor: Nuri Hermawan





