Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan jenis penelitian cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari sampai Oktober 2020 di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Subyek penelitian adalah pasien anak episode demam neutropenia dengan keganasan sebanyak 30 orang berdasarkan kriteria American Society of Clinical Oncology dan Infectious Disease Society of America yang dikelompokkan menjadi 2 kelompok berdasarkan hasil kultur darah dari data sekunder. Kelompok kontrol adalah pasien hemofilia tanpa keluhan apapun. Kadar presepsin diperiksa menggunakan ELISA. Perbedaan kadar presepsin pada kultur darah positif dan negatif serta kontrol dianalisis menggunakan sampel bebas T2 atau Mann-Whitney U sesuai sebaran data.
Median (min-maks) kadar presepsin pada kultur positif, negatif dan kontrol: 4,1(0,3-14) ng/mL, 2,95(0,2-13,8) ng/mL, 0,1(0,1-0,5)ng/mL. Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar presepsin antara kultur darah positif dan negatif (p=0,606). Terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar presepsin kultur positif dan negatif terhadap kontrol (p=0,001 dan p=<0,001). Terdapat peningkatan kadar presepsin pada pasien anak neutropenia demam dengan keganasan, namun pemeriksaan ini tidak dapat membedakan infeksi bakteremia dan non bakteremia.
Penulis: Puspa Wardhani
Publikasi pada:
Research Journal of Pharmacy and Technology





