UNAIR NEWS – Mahasiswa SKI MOSAIC (FEB) 51动漫 (UNAIR) mengadakan kajian rutin Nongkrong Berfaedah (Nobar) di Masjid Nuruzzaman Kampus Dharmawangsa-B. Nobar kali ini mengusung tema 淢indset Mastery: Integrating Islamic Teachings Into Personal Development. Acara yang berlangsung Kamis (21/3/2024) itu mengundang Ustaz Afri Andrianto sebagai pemateri yang mengulas keseimbangan spiritual. Acara ini merupakan episode pertama dari Nobar yang mengulas Building Self-Confidence: Empowering Ourselves through Islamic Principles.
Membangun Kepercayaan Diri
Ustaz Afri menerangkan, dalam Al-Qur檃n Surah Ali Imran Ayat 110 ditafsirkan, sahabat Rasulullah adalah sebaik-baiknya umat yang Allah hadirkan di dunia. Kehadirannya bertujuan untuk mengajak umat manusia pada kebaikan.
Para sahabat menafsirkan ayat tersebut terkait alasan Allah menjadikan mereka sebagai generasi terbaik. Sebab, para sahabat telah menjalankan perintah berdakwah, amar ma檙uf, nahi munkar. 淧ara sahabat mengatakan siapa saja yang mengerjakan tiga amal utama sahabat, maka mereka juga masuk pada kriteria ayat tersebut, ujarnya.
Lebih lanjut, Ustaz Afri mengingatkan agar umat Nabi Muhammad SAW terus memupuk rasa percaya dirinya. Caranya adalah dengan memperkuat keimanan dan sifat tawakal pada Allah. 淪emaksiat apa pun yang dilakukan oleh umat Nabi Muhammad, Al-Qur檃n membahasakannya dengan umat yang terpilih. Oleh karena itu, kita tidak boleh minder. tegasnya.
Keseimbangan Spiritual
Melalui kajian ini, Aqila Achmad selaku ketua pelaksana kegiatan berharap agar peserta Nobar menyadari bahwa setiap dari kita membutuhkan keseimbangan, antara kegiatan duniawi dan spiritual. Untuk itu, Nobar ini menjadi momen untuk melakukan recharge iman agar kehidupan spiritual kita tetap seimbang. 淜ita perlu penyeimbang secara spiritual agar memiliki tujuan yang seimbang. Pengadaan Nobar ini juga sebagai bentuk recharge iman, terutama bertepatan dengan Ramadan, kata Aqila
Pada akhir, Aqila berharap agar para peserta kajian yang hadir senantiasa mengingat pentingnya kehidupan akhirat di tengah kesibukan dunia untuk mengejar impian. 淎gar mahasiswa muslim menjalani hari-hari mereka tanpa melupakan impian dunia, tetap tahu untuk mengaitkan perihal akhirat, khoirunnas anfa’uhum linnas, harapnya.
Penulis: Annisa Nabila
Editor: Yulia Rohmawati





