UNAIR NEWS – Selasa (13/01/2026), Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 Desa Penanggungan melaksanakan kegiatan 淲IDIA-SMA: Workshop IoT Dasar dan Aplikasinya Untuk Pelajar SMA. Kegiatan ini diselenggarakan di SMAN 1 Trawas sebagai bagian dari program kerja dalam bidang pendidikan yang berorientasi pada penguatan literasi teknologi digital.
Kegiatan ini ditujukan kepada pelajar SMA sebagai upaya memperkenalkan konsep dasar Internet Of Things (IoT) beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui workshop ini, mahasiswa BBK 7 Penanggungan ingin menumbuhkan pemahaman awal siswa terhadap perkembangan teknologi sehingga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas sekaligus SDGs poin ke-17, yaitu Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan menengah ke atas.
Workshop diawali dengan pre-test yang diikuti oleh peserta untuk mengukur pemahaman awal terkait teknologi Internet Of Things (IoT). Kemudian diselingi dengan sesi ice breaking guna menciptakan suasana yang lebih kondusif dan meningkatkan antusiasme peserta sebelum memasuki materi inti. Sesi utama workshop diisi dengan pemaparan materi mengenai konsep dasar IoT dan dilanjutkan dengan demonstrasi penerapan IoT sederhana oleh Mochamad Ilyas, salah satu mahasiswa BBK 7 Penanggungan dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin. Melalui penyampaian materi dan demo tersebut, peserta diajak untuk memahami cara kerja IoT dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan games interaktif berbasis wayground yang dilaksanakan secara berkelompok. Melalui permainan ini, peserta diajak untuk menguji pengetahuan mereka secara kolaboratif sekaligus melatih kerja sama tim. Antusiasme peserta terlihat dari kreativitas siswa dalam menamakan tim dan keaktifan siswa dalam berdiskusi dengan anggota kelompoknya. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan reward kepada kelompok dengan nilai tertinggi dan pengerjaan tercepat.
Setelah sesi games, peserta mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap materi yang telah disampaikan. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar dan aplikasi IoT. Rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan sesi penutup, penyampaian kesan pesan, penyerahan sertifikat sebagai tanda terima kasih kepada pihak SMAN 1 Trawas, dan dokumentasi bersama. Siswa OSIS SMAN 1 Trawas sebagai peserta menyambut positif pelaksanaan workshop dan menilai bahwa kegiatan ini membantu mereka dalam pemahaman dasar mengenai IoT.
Melalui kegiatan WIDIA-SMA, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga wawasan praktis tentang potensi IoT dalam mendukung inovasi dan pemecahan masalah di masa depan. Dengan adanya workshop ini, mahasiswa BBK 7 Penanggungan berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berkualitas, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Novia Antika





