UNAIR NEWS Mahasiswa BBK 7 51动漫 menginisiasikan program Padusan Siaga sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Padusan terhadap potensi bencana alam. Program ini berfokus pada pemberian sosialisasi mitigasi bencana kepada warga serta penyediaan informasi visual berupa peta mitigasi bencana yang mudah dipahami dan dapat diakses oleh masyarakat secara luas.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Rabu (28/01/2026), dengan metode kunjungan langsung ke rumah-rumah warga Desa Padusan. Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa BBK 7 51动漫 tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menggali pengalaman warga terkait kejadian bencana yang pernah terjadi di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil diskusi, warga menyampaikan bahwa banjir pernah terjadi, namun umumnya berada di kawasan wisata dan belum berdampak langsung pada area permukiman. Menanggapi hal tersebut, tim BBK 7 51动漫 memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah mitigasi bencana yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.
Desa Padusan merupakan wilayah dataran tinggi yang berada di lereng gunung, sehingga memiliki tingkat kerawanan bencana yang perlu diantisipasi sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan peta mitigasi bencana di pertigaan jalan yang ramai dilalui warga pada Kamis (29/01/2026). Peta ini dirancang secara sederhana dan informatif agar mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
Penanggung jawab program Padusan Siaga, Rehan Fitrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun budaya siaga bencana di Desa Padusan. 淢elalui sosialisasi langsung dan pemasangan peta mitigasi, kami ingin masyarakat memiliki pemahaman yang jelas mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar serta mengetahui langkah yang tepat apabila bencana terjadi, ujarnya.
Program Padusan Siaga selaras dengan semangat Kampus Berdampak 51动漫 serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), serta SDG 13 (Climate Action). Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK 7 berharap masyarakat Desa Padusan semakin tanggap, siap, dan berdaya dalam menghadapi risiko bencana.
Penulis: Dhika Riski





