UNAIR NEWS Rektor dan perwakilan rektor dari 10 Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Timur menghadiri rapat kerja yang berlangsung di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Rabu (20/2). Rapat kerja itu dalam rangka menjalin silaturahmi dan sharing mengenai seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Seperti, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri(SBMPTN). Selain itu, pertemuan itu membahas ide-ide Presiden Joko Widodo yang disampaikan waktu di Makassar.
Kesepuluh PTN itu antara lain UNAIR, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Universitas Trunojoyo Madura (Unijoyo), Universitas Pembangunan Nasional 淰eteran (UPN), Universitas Negeri Jember (Unej), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim.
Ketua Paguyuban Rektor Moh. Hasan mengatakan pertemuan antar rektor itu akan rutin dilakukan untuk membahas isu-isu penting berkaitan dengan pendidikan.
淧aguyuban dari sekian tahun yang lalu ini strukturnya tidak diformalkan. Yang penting kita bersama-sama guyub untuk terus menerus membahas isu-isu penting, ucap Rektor Unej itu.
Sementara itu, Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih mengatakan agar lulusan SMK, jika ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi, agar menempuh jenjang D3 atau mengambil studi di politeknik. Sebab, akan menjadi tidak sejalan jika lulusan SMK melanjutkan studi jenjang S1.
淎langkah baiknya jika lulusan SMK melanjutkan ke Vokasi atau politeknik. Hal ini mengingat studi yang mereka pelajari berbasis praktik, ucap Prof Nasih. (*)
Penulis: Umar Fanani
Editor: Binti Q. Masruroh





