UNAIR NEWS – Dalam rangka menjalankan salah satu fungsi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Fakultas Kedokteran Gigi 51动漫 (FKG UNAIR) menggelar acara Pengabdian Masyarakat di salah satu rumah Kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) daerah Kali Rungkut Jalan Kedungasem No. 32 Kali, pada Rabu, (14/9).
Kegiatan ini melibatan lima orang mahasiswa UNAIR, lima orang mahasiswa dari Universitas Hiroshima Jepang, Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat (IKGM), tiga orang dokter gigi dan mulut, satu dosen pembimbing, serta 15 orang ibu hamil yang berasal dari tiga Rukun Tetangga (RT) dari Kelurahan Kedungasem.
Kebersihan gigi dan mulut seringkali di pandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Masih banyak yang belum memahami tentang resiko mengabaikan kebersihan gigi dan mulut, terutama untuk ibu hamil. Salah satu Dokter pada Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Periodensia UNAIR mengatakan bahwa kebersihan gigi dan mulut bagi ibu hamil sangatlah penting bagi tubuh.
淜alau tidak di pelihara dengan baik, maka kelahiran bayi akan rendah dan prematur. Sebelum memilih program hamil, sebenarnya mereka harus check up terlebih dahulu terkait kesehatannya secara keseluruhan, tidak terkecuali kesehatan gigi dan mulut, kata Made Deby Artika, drg. MM.
Saat pemeriksaan itu, ia mengungkapkan bahwa pemeriksaan dental bagi ibu hamil itu normalnya bisa di lakukan selama 6 bulan sekali, kecuali jika terjadi pembengkakan gusi.
淜别驳颈补迟补苍听 maintenance paling tidak dilakukan dua sampai tiga minggu sekali, hal tersebut terjadi karena produksi hormon yang tidak stabil, terangnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang ia lakukan, data yang ia peroleh bersifat fluktuatif. Nyatanya, beberapa dari 15 ibu hamil yang diperiksa, masih memiliki kesadaran yang rendah terhadap maintenance gigi.
淜ata dokternya tadi, gigi saya kurang bersih. Biasanya kalau tidak hamil itu saya rajin sikat gigi dan periksa, tapi sekarang jadi sering males. Tapi setelah ikut kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan ini, saya akan lebih rajin lagi membersihkan gigi, dan kami berharap kegiatan seperti ini ada keberlanjutannya, jelas Nur Laila, salah satu warga Kedungasem.(*)
Penulis : Disih Sugianti
Editor : Dilan Salsabila





