51动漫

51动漫 Official Website

Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UNAIR Gandeng Systemiq Gelar Kegiatan Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah

Foto Bersama Kegiatan Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah di Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang kompleks. Perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak untuk menyelesaikannya. Di Kabupaten Banyuwangi tepatnya di Kecamatan Kabat, sampah masih menjadi momok tersendiri bagi masyarakat.

Untuk mengatasi permasalahan sampah maka Kelompok KKN BBM Periode 66 yang berada di Kecamatan Kabat gelar kegiatan Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah. Saat diwawancarai pihak UNAIR NEWS, inisiator kegiatan Workshop, Eric Stevenson Wuisan mengungkapkan bahwa sampah merupakan barang sisa yang dapat dihasilkan dari kegiatan rumah tangga.

淪ampah merupakan hal yang pada umumnya menjadi hasil dari kebutuhan harian setiap warga, jika tidak ditangani dan diolah secara baik akan menimbulkan masalah pada jangka panjang, ujar Eric.

Kegiatan workshop tersebut bekerja sama dengan salah satu lembaga swadaya yaitu Systemiq sekaligus untuk memberikan materi mengenai pengelolaan sampah. Kegiatan yang digelar secara offline tersebut menyasar kader dari masing-masing perwakilan desa di Kecamatan Kabat.

淎gar cangkupan peserta yang lebih luas, Workshop dilaksanakan bersama dengan enam Desa kelompok KKN antara lain Desa Bunder, Desa Kabat, Desa Tambong, Desa Pakistaji, dan Desa Bareng, tutur Erik melalui keterangan tertulis pada Jumat, (5/8/2022).

Lebih lanjut Eric menjelaskan bahwa setiap kelompok kolaborasi KKN menghadirkan enam hingga tujuh perwakilan kader dari masing-masing desa. Harapannya kader yang sekaligus menjadi perwakilan dari desa dapat membantu untuk mendorong serta merealisasikan pengelolaan dan pengolahan sampah yang lebih baik.

淪ehingga dampak yang diberikan dapat lebih signifikan kepada lingkungan Banyuwangi yang lebih bersih, tuturnya.

Terkait kendala selama kegiatan, Eric mengungkapkan bahwa menyatukan kepentingan bersama diantara enam desa menjadi tantangan tersendiri bagi mereka dalam menjalankan workshop mengingat setiap desa memiliki fokus program kerja yang berbeda-beda.

Adanya respon positif dari kader setiap desa, kegiatan tersebut berhasil dilaksanakan. Kedepannya Eric berharap program yang telah mereka inisiasi dapat menjadi program tahunan mahasiswa ketika KKN.

淢asalah sampah kan akan terus menerus ada ya, tentu butuh kooperasi semua orang dan aktivitas yang konsisten agar lingkungan bisa terjaga pada jangka panjangnya, pungkasnya.

Penulis: Indah Ayu Afsari

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT