UNAIR NEWS-Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 menggelar kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah yang dipadukan dengan edukasi digital marketing. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 24 Januari 2025, pukul 09.0012.00 WIB, bertempat di Balai Desa Bugoharjo, dan diikuti oleh 15 peserta dari masyarakat setempat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus membekali peserta dengan pengetahuan pemasaran digital guna mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan penjelasan dan demonstrasi langsung mengenai proses pembuatan lilin dari minyak jelantah, mulai dari tahap penyaringan minyak, pencampuran bahan, hingga proses pencetakan lilin. Mahasiswa BBK 7 juga membagikan bahan dasar pembuatan lilin kepada peserta agar dapat mempraktikkan kembali di rumah, serta memberikan contoh lilin hasil olahan sebagai referensi produk.
Selain itu, dilaksanakan pula sesi edukasi digital marketing berupa pendampingan praktik pemasaran melalui media sosial dan platform digital. Peserta dibimbing dalam membuat konten sederhana, menentukan strategi promosi, serta memahami pentingnya branding produk UMKM.
Salah satu peserta, Ibu Irwana, mengungkapkan, 淪aya baru tahu kalau minyak jelantah ternyata bisa diolah menjadi lilin. Ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami ibu-ibu, karena jadi punya keterampilan baru yang bisa dikembangkan menjadi usaha.滽egiatan ini melibatkan mahasiswa BBK 7 51动漫, perangkat Desa Bugoharjo, serta masyarakat setempat. Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan masyarakat Desa Bugoharjo dapat terus mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh menjadi kegiatan produktif dan berkelanjutan. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, tetapi juga mendorong munculnya usaha kecil berbasis ekonomi sirkular yang mampu menambah pendapatan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan digital marketing diharapkan dapat membantu produk lokal desa memiliki daya saing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Penulis: Syifaa Fauziah





