n

51动漫

51动漫 Official Website

Pelatihan Rawat Hewan Kurban untuk Ta檓ir se-Surabaya

Salah satu pemateri memberikan demonstrasi dalam melakukan penyembelihan hewan kurban dengan menggunakan boneka peraga. (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1437 H, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Timur I mengadakan pelatihan penyembelihan ternak kurban. Pelatihan bertajuk 淧elatihan Penyembelihan Ternah Kurban Menghadapi Hari Raya Idul Adha 1437 H Bagi Ta檓ir Masjid dan Mushola se-Surabaya ini bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) 51动漫.

Pelatihan diselenggarakan di Ruang Tanjung Adiwinata FKH UNAIR, dan dihadiri oleh perwakilan ta檓ir masjid dan mushola se-Surabaya. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti., drh., M.Kes mengatakan, peserta pada pelatihan ini sudah melebihi ekspektasi. Selain pemberian materi, diadakan pula simulasi penyembelihan hewan kurban.

淧ada pelatihan ini nantinya tidak hanya simulasi, namun juga untuk pengetahuan bersama tentang penyakit dan bagaimana merawat serta menjaga kesehatan hewan ternak untuk kurban, ujarnya.

Turut hadir Prof. Dr. Suwarno, drh., M.Si selaku ketua PDHI cabang Jawa Timur I. Ia mengatakan, ini kali pertama pelatihan penyembelihan ternak kurban diadakan dengan menggandeng institusi pendidikan.

淎cara seperti ini biasanya dilakukan oleh Dinas Peternakan. Namun ini pertama kali dilakukan dengan perguruan tinggi, sehingga kami mendapat apresisasi dari PDHI pusat, ujarnya.

Pada kesempatan ini, Suwarno menyampaikan bahwa daging yang akan diberikan kepada mustahik harus memiliki unsur ASUH. 淛adi ASUH itu singkatan dari aman, sehat, utuh, dan halal, tutur Suwarno yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III FKH UNAIR.

Pada kesempatan ini, Suwarno turut menyayangkan dengan adanya perlakuan kepada hewan ternak yang acuh tak acuh. Bahkan, banyak hewan ternak ketika akan disembelih mengalami stres. 淧adahal hewan yang stres itu dagingnya terasa kurang enak bila dibandingkan dengan yang tidak stres, ujarnya.

Dr. Rimayanti., Drh., M.Kes sebagai pemateri pertama mengatakan, kesejahteraan hewan atau animal welfare perlu dilakukan untuk hewan yang akan dikurbankan.

淵ang termasuk animal welfare diantaranya adalah bebas dari rasa lapar dan haus, bebas dari rasa tidak nyaman, bebas dari rasa sakit, luka, dan penyakit, bebas mengekspresikan perilaku normal, dan bebas dari rasa stres serta tertekan, ujarnya.

Dr. Wiwik Misaco Yuniarti., drh., M.Kes selaku pemateri kedua menyampaikan materi tentang kesehatan hewan ternak kurban. Sedangkan Prof Suwarno selaku pemateri ketika, menjelaskan mengenai ciri-ciri fisik ternak sehat.

淐iri-ciri ternak sehat bisa dilihat dari mata, bulu, nafsu makan, pergerakan, kulit, membran mukosa, kotoran, dan cara berdirinya ujar Prof. Suwarno.

Selain itu, Dr. Moh. Anam Al Arif., drh., MP selaku pemateri keempat menyampaikan materi mengenai penyakit pada hewan kurban dan adab penyembelih hewan kurban.

Acara ini dimoderatori oleh Dr. Anang Murjito yang juga wakil dari PDHI cabang Jawa Timur I. Acara diakhiri dengan praktik merobohkan hewan kurban. (*)

Penulis : Akhmad Janni
Editor : Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT