51动漫

51动漫 Official Website

Pemetaan Bibliometrik mengenai Konteks, Tren, dan Konten Teknologi Kesehatan Digital di Bidang Kesehatan Gigi

Dalam dunia kedokteran gigi, kita tidak bisa menghindari perubahan besar yang ditimbulkan oleh digitalisasi, yang saat ini meresap ke berbagai industri. Tantangan dan batasan yang dahulu umum dalam prosedur klinis dan teknis beberapa tahun lalu telah berhasil diatasi berkat kemajuan teknologi informasi yang terus menerus. Selain itu, norma sosial dan budaya di negara maju mengalami transformasi signifikan, seiring dengan tren digitalisasi yang semakin kuat. Perubahan ini melibatkan urbanisasi, sistem terpusat, peningkatan mobilitas, serta penggunaan smartphone dan tablet yang merata, didukung oleh keterhubungan Internet of Things (IoT) dan pasar yang didorong oleh efisiensi.

Pemanfaatan alat dan aplikasi digital memungkinkan profesional kesehatan untuk mengeksplorasi pendekatan baru dalam mengatasi tantangan kesehatan masyarakat, seperti rentannya populasi lanjut usia terhadap penyakit kronis dan meningkatnya biaya perawatan sepanjang hidup. Di bidang kedokteran gigi, prosedur digital untuk manufaktur dan pemrosesan telah diintegrasikan ke dalam protokol perawatan, terutama dalam rapid prototyping (RP) dan computer-aided design/manufacturing (CAD/CAM) yang berkembang pesat. Kemunculan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) membuka peluang baru untuk pemrosesan otomatis dalam citra radiologis.

Dengan dasar teknologi ini, penciptaan pasien gigi virtual melalui penyuperimposan data gambar beragam dan simulasi noninvasif untuk membandingkan hasil sebelum intervensi klinis telah diperkuat dengan integrasi teknologi augmented reality dan virtual reality (AR/VR). Kemajuan luar biasa ini mungkin berkat pertumbuhan daya komputasi yang cepat, namun potensi penuh aplikasinya masih di depan mata. Sementara eksplorasi terus berlanjut di ranah digital, manfaat luar biasa yang dimilikinya belum sepenuhnya diakui. Penting untuk memindahkan fokus dari studi berorientasi industri ke hasil yang berpusat pada pasien, melibatkan penelitian ilmiah dasar, uji klinis, dan informasi berharga lainnya yang dapat mengarah pada pengembangan pendekatan terapeutik inovatif.

Dalam tren terkini, kedokteran gigi telah mengalami kemajuan luar biasa dalam radiografi digital, memberikan keuntungan signifikan seperti penghematan waktu selama perawatan, penyimpanan yang nyaman, dan transfer data yang mudah. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dengan mengurangi waktu pengambilan dan analisis data, tetapi juga meningkatkan penerimaan dan pemahaman pasien terhadap prosedur gigi melalui penggunaan video langsung, animasi 3D, perangkat lunak yang diaktifkan suara, dan kamera intraoral. Selama dekade terakhir, teknologi CAD/CAM memberdayakan praktisi gigi untuk memindahkan beberapa proses manufaktur restorasi ke operasi di samping kursi secara eksklusif. Transformasi ini tidak hanya meningkatkan akurasi dan efektivitas perawatan, tetapi juga menghasilkan efisiensi kerja yang lebih baik sambil mengurangi waktu dan biaya bagi pasien.

Studi oleh Joda dan Br盲gger menyoroti efisiensi dan efektivitas unggul alur kerja digital dibandingkan dengan jalur konvensional, menawarkan opsi perawatan yang lebih hemat biaya bagi pasien. Uji klinis terkontrol oleh Yuzbasioglu et al. menyimpulkan bahwa teknik digital untuk menciptakan cetakan yang tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga lebih disukai oleh pasien dibandingkan dengan metode konvensional. Waktu prosedur secara keseluruhan lebih singkat untuk teknik digital, dan pasien melaporkan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi, bahkan ketika dilakukan oleh operator berpengalaman menggunakan metode konvensional.

Berbagai penelitian saat ini sedang dilakukan untuk membandingkan efek berbagai terapi berbasis teknologi digital pada kesehatan gigi. Misalnya, Zolfaghari et al. melaporkan bahwa pengetahuan ibu yang diteliti tentang kesehatan gigi meningkat setelah satu bulan menggunakan aplikasi sederhana tanpa gamifikasi dan versi yang gamified. Wallace et al. menunjukkan bahwa setelah memperkenalkan konsultasi telepon untuk anak-anak dan orangtua mereka, baik jumlah konsultasi yang tidak perlu secara langsung maupun panjangnya daftar tunggu berkurang. Penggunaan teledentistry dalam pilot sistem rumah sakit anak juga telah ditunjukkan

Penulis: Prof. Dr. Dian Agustin Wahjuningrum, drg., Sp.KG. Subsp, KE(K)

Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Chaitanya S. Buddhikot, Vikram Garcha, Vittaldas Shetty, Kadambari Ambildhok, Vineet Vinay, Utkarsha Deshpande, Dian Agustin Wahjuningrum, Alexander Maniangat Luke, Mohmed Isaqali Karobari and Ajinkya M. Pawar. [2023] Bibliometric Analysis of Context, Trends, and Contents of Digital Health Technology Used in Dental Health

AKSES CEPAT