51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Pemfigoid Bulosa yang Disebabkan oleh Obat: Resolusi Cepat dengan Terapi Kortikosteroid

Pemfigoid bulosa (PB), suatu kondisi autoimun yang sebagian besar menyerang lansia dan ditandai dengan lepuhan subepidermal. Meskipun patofisiologi kondisi ini masih belum sepenuhnya diketahui, namun diperkirakan memiliki hubungan erat dengan sejumlah obat. Efektivitas pengobatan tergantung pada tingkat keparahan penyakit dan komorbiditas pasien.


Seorang pria berusia 76 tahun dengan banyak lecet dan erosi tubuh. Pasien mengungkapkan rasa tidak nyaman dan gatal. Pada pemeriksaan fisik, terlihat bahwa ekstremitas atas dan bawah memiliki sejumlah besar bula berdinding tegang dengan banyak erosi dan kerak. Pelepuhan subepidermal dengan infiltrat eosinofilik dan limfositik terlihat pada biopsi kulit. Desoksimetason dioleskan secara topikal, dan metilprednisolon (MP) oral diberikan. MP secara bertahap dikurangi sesuai dengan perkembangan pasien. Pengobatan untuk hipertensi juga dihentikan sampai kondisinya membaik. Kondisi pasien membaik dan tidak ada lepuh baru yang muncul.


Metode terbaik untuk menyingkirkan penyakit lepuh lainnya saat mendiagnosis PB, selain gejala klinis, adalah dengan melakukan imunofluoresensi langsung dan biopsi kulit. Selain campuran glukokortikoid oral dan topikal untuk pengobatan PB yang diinduksi oleh obat, menghentikan beberapa obat akan memberikan efek langsung dan biasanya lebih responsif. Mengurangi dosis dan durasi keseluruhan glukokortikoid oral sangat penting karena glukokortikoid sistemik dapat memiliki beberapa efek negatif, terutama pada orang tua.


Pasien pemfigoid bulosa harus selalu waspada terhadap pemfigoid bulosa yang diinduksi oleh obat ketika mereka menerima beberapa terapi. Karena sebagian besar pasien merespons pengobatan dengan cepat setelah zat/obat yang dicurigai dihentikan, kemungkinan diagnosis penyakit ini harus dipertimbangkan.

Penulis : dr.Linda Astari,Sp.DVE,Subsp.DT

Informasi lengkap dari artikel ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Drug-Induced Bullous Pemphigoid: Rapid Resolution with Corticosteroid Therapy

Erik Rizka Yulianggoro, Linda Astari

AKSES CEPAT