51动漫

51动漫 Official Website

Pemodelan Prevalensi Penyakit Kusta Di Jawa Timur dengan Pendekatan Regresi Terbobot Secara Geografis

Foto by Halodoc

Model regresi terbobot secara geografis atau model Geographically Weighted Regression (GWR) memiliki kemampuan mengestimasi nilai parameter disetiap titik pengamatan melalui aspek spasial. Oleh karena itu, model GWR ini merupakan model regresi yang cocok untuk memodelkan prevalensi penyakit kusta di Jawa Timur, karena penyakit kusta ini merupakan penyakit menular yang penyebarannya dipengaruhi faktor lingkungan geografis. 

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tiga variabel prediktor dan satu  variabel respon. Variabel responnya (Y) adalah prevalensi kasus penyakit kusta di Provinsi Jawa Timur, dan variabel-variabel prediktornya adalah persentase rumah tangga yang menggunakan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bersama (饾憢1); persentase rumah tangga yang belum memiliki akses terhadap sanitasi layak (饾憢2); dan jumlah penduduk miskin (饾憢3), sedangkan variabel variabel geografis yaitu berupa latitude (garis lintang) dan longitude (garis bujur) dari masing-masing lokasi. Selanjutnya dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: (1). membuat deskripsi prevalensi penyakit kusta di Jawa Timur dan berbagai variabel yang mempengaruhinya berdasarkan peta tematik; (2). Membuat model statistika terkait prevalensi penyakit kusta di Jawa Timur yang diperoleh dengan metode GWR:

                         ;                                            (1)

dan (3). Menganalisis model GWR prevalensi kasus penyakit kusta di setiap kabupaten dan kota di Jawa Timur dengan peta tematik.

Hasil yang didapat adalah bahwa angka prevalensi kasus penyakit kusta di Jawa Timur memiliki rata搑ata sebesar 0,422 dengan nilai maksimum sebesar 2.06 yaitu terdapat di Kabupaten Sumenep dan nilai minimum sebesar 0 yaitu terdapat di Kota Blitar, Kota Batu, dan Kota Mojokerto. Dengan kata lain, angka prevalensi rata搑ata sebesar 0,422 menyatakan nilai rasio dari jumlah kasus kusta di Jawa Timur dibagi dengan jumlah seluruh populasi dikali 10.000. Indikator Pencapaian Target Eliminasi Kusta berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 ayat 1 sampai 3 menyatakan bahwa target angka prevalensi penyakit kusta adalah sebesar kurang dari 0,0001. Oleh karena itu, klasifikasi prevalensi penyakit kusta di Jawa Timur dilakukan dengan 2 kriteria yaitu memenuhi target dan tidak memenuhi target. Berdasarkan persamaan model GWR yang diperoleh, dapat dilakukan interpretasi model GWR. Dalam hal ini, interpretasi ditampilkan untuk Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan yang memiliki prevalensi penyakit kusta tertinggi dan tertinggi kedua di Jawa Timur dengan model GWR sebagai berikut:

(a). Estimasi model prevalensi kusta untuk Kabupaten Sumenep:

                         饾懄虃=鈭1,296176+0,102920饾憢2+0,004532饾憢3                                           (2)

(b). Estimasi model prevalensi kusta untuk Kabupaten Pamekasan:

                             饾懄虃=鈭0,416359+0,069750饾憢2+0,002897饾憢3                                              (3)

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa prevalensi penyakit kusta tertinggi terjadi di Kabupaten Sumenep dengan nilai 2,06. Kemudian, kabupaten atau kota dengan prevalensi penyakit kusta terendah yaitu terdapat di Kota Blitar, Kota Mojokerto, dan Kota Batu dengan prevalensi penyakit kusta sebesar 0. Lebih lanjut, hasil pemodelan GWR memberikan persamaan model yang berbeda untuk setiap kabupaten dan kota di Jawa Timur. Persebaran variabel prediktor yang signifikan pada setiap wilayah tersebut adalah variabel fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bersama signifikan pada 26,32% kabupaten atau kota, variabel persentase rumah tangga yang belum memiliki akses terhadap sanitasi layak signifikan pada 18,42% kabupaten atau kota, dan variabel jumlah penduduk miskin signifikan pada 39,47% kabupaten atau kota di Jawa Timur.

Penulis: Dr. Nur Chamidah, S.Si., M.Si.

Informasi detail dari penelitian ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Christopher Andreas, Horidah Horidah, Rizza Sulistiana, Dhyana Venosia, dan Nur Chamidah (2022). Pemodelan Prevalensi Penyakit Kusta di Jawa Timur dengan Pendekatan Geographically Weighted Regression. Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik V.14.2.2022, e-ISSN: 2615-1367; p-ISSN: 2086-4132.

AKSES CEPAT