51动漫

51动漫 Official Website

Pemulihan Kualitas Sperma pada Tikus Yang Diinduksi Timbal Asetat Melalui Pengobatan dengan Ekstrak Daun Kelor

Ilustrasi daun kelor. (Sumber: Grid Health)

Pencemaran timbal memengaruhi tanah, air, dan udara dalam skala global. Konsentrasi timbal yang tinggi di lingkungan perairan, yang melampaui batas standar, menimbulkan ancaman bagi lingkungan dan populasi manusia di sekitarnya. Laporan dari Indonesia telah mendokumentasikan konsentrasi timbal yang melampaui ambang batas yang ditetapkan dalam sampel air sungai perkotaan. Selain itu, beberapa kota besar telah mengalami pencemaran udara timbal yang melampaui peraturan Indonesia dan standar organisasi Kesehatan dunia (World Health Organization, WHO) setiap tahun. Produksi timbal global telah meningkat karena meningkatnya produksi mobil konvensional, kendaraan listrik, dan baterai ponsel. Timbal terakumulasi dalam tubuh manusia dan hewan melalui berbagai proses, termasuk penyerapan, bioavailabilitas, biokonsentrasi, dan biomagnifikasi. Pada berbagai tingkat paparan, timbal merupakan polutan yang membahayakan kesehatan. Tinjauan pustaka tentang paparan timbal mengungkapkan bahwa paparan tersebut mengakibatkan disfungsi sistem saraf, anemia, dan gangguan kognitif pada anak-anak, serta disfungsi kardiovaskular, penurunan neurologis, dan infertilitas pria pada orang dewasa.

Stres oksidatif dan ketidakseimbangan yang terjadi antara kapasitas antioksidan testis dan pembentukan radikal bebas merupakan penyebab utama efek berbahaya timbal pada testis. Antioksidan dapat menstabilkan radikal bebas dengan menyumbangkan atom hidrogen atau elektron tunggal, yang dapat menangkal atau mengurangi efek berbahayanya pada tubuh. Aktivitas antioksidan berperan penting dalam mengurangi toksisitas logam berat pada testis. Antioksidan alami dapat ditemukan pada tanaman, seperti Moringa oleifera Lam. Moringa oleifera mengandung flavonoid, polifenol, likopen, dan 脽-karoten, dan flavonoid utamanya adalah quercetin. Daun Moringa oleifera mengandung konsentrasi quercetin sebesar 384,61 mg/100 g. Khususnya, potensi antioksidan quercetin melebihi vitamin C dan vitamin E.

Studi tentang efek berbahaya paparan timbal pada infertilitas pria sering disertakan dalam artikel tinjauan. Penelitian eksperimental telah dilakukan untuk mengeksplorasi gangguan kesuburan yang diakibatkan paparan timbal pada berbagai model hewan. Beberapa studi telah mendokumentasikan penggunaan ekstrak daun M. oleifera sebagai antioksidan untuk melawan kerusakan oksidatif pada reproduksi pria pada berbagai hewan. Ekstrak daun kelor diharapkan dapat mengurangi stres oksidatif terkait dengan infertilitas pria. Namun, penggunaan ekstrak daun kelor sebagai antioksidan terhadap infertilitas pria yang disebabkan paparan timbal masih belum jelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ekstrak daun kelor terhadap kadar malondialdehid di testis sebagai indikator kerusakan membran plasma, superoksida dismutase sebagai ukuran kapasitas antioksidan, serta jumlah sel Sertoli dan Leydig, kadar testosteron serum, jumlah sperma, viabilitas, motilitas, membran plasma utuh, dan apoptosis dan nekrosis spermatozoa pada tikus yang terpapar timbal asetat.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor meningkatkan kapasitas antioksidan, mengembalikan integritas sistem pendukung spermatogenik, dan secara efektif meningkatkan kualitas semen pada tikus dengan toksisitas reproduksi yang disebabkan oleh timbal asetat.

Artikel ini adalah hasil karya penelitian dan publikasi kolaborasi antara dosen-dosen Fakultas Kedokteran Hewan 51动漫, yaitu Prof. Dr. Wurlina, drh., M.S., Prof. Dr. Imam Mustofa, drh., M.Kes., Dr. Sri Mulyati, drh., M.Si, Suzanita Utama, drh., M.Phil., Ph.D. (Divisi Reproduksi Veteriner), Prof. Dr. Dewa Ketut Meles, drh., M.S., DR Kadek Rachmawati, drh. (Divisi Ilmu Kedokteran Dasar Veteriner), Dr. Aswin Rafif Khairullah, drh., M.Si, Dr. drh. Riza Zainuddin Ahmad, M.Si, (Pusat Penelitian Ilmu Kedokteran Hewan, Badan Riset dan Inovasi Nasional)  Dr. Adeyinka Oye Akintunde, B.Sc., DVM., Ph.D. (Departemen Pertanian dan Teknologi Industri, Universitas Babcock, Ilishan Remo, Nigeria), M.Si, Niluh Suwasanti, dr., Sp. PK. (Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya), Dewa Made Sucipta Putra, dr., SPOG-KFM (Rumah Sakit Dr. R. Soedjono Selong, Lombok Timur), dan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Hewan (PPDH): Ulul Khoiriyah, SKH, Baich R. Tyarraushananda Defvyanto, SKH, Sila Faredy Heriana, SKH; Katty Hendriana Priscilia Riwu (Departemen Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Pendidikan Mandalika), Audrey Gracelia Riwu (Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana, Kupang). Artikel ini telah terbit pada Open Veterinary Journal (), suatu jurnal bereputasi internasional, Scopus Q3 (46%, 104/194), CiteScore: 1.4, SJR: 0.331, SNIP: 0.569. Artikel dapat diakses pada tautan:

Sitasi artikel ini: Wurlina Wurlina, Imam Mustofa, Dewa Ketut Meles, Aswin Rafif Khairullah, Adeyinka Oye Akintunde, Kadek Rachmawati, Niluh Suwasanti, Dewa Made Sucipta Putra, Sri Mulyati, Suzanita Utama, Ulul Khoiriyah, Baich R. Tyarraushananda Defvyanto, Sila Faredy Heriana, Katty Hendriana Priscilia Riwu, Riza Zainuddin Ahmad and Audrey Gracelia Riwu. Restoration of sperm quality in lead acetate-induced rats via treatment with Moringa oleifera leaf extract. Open Veterinary Journal, (2025), Vol. 15(1): 416-427.

AKSES CEPAT