51动漫

51动漫 Official Website

Penambahan Ekspresi RUNX2 dan Alkalin Phosphatase Akibat Preservasi Soket Pencabutan Gigi dengan Propolis Ekstrak dan Bahan Cangkok Tulang

Foto by Alodokter

Proses resorpsi tulang akibat trauma pencabutan gigi dapat mengakibatkan masalah serius pada gigi tiruan implan dan kedokteran gigi restoratif. Salah satu cara untuk mempertahankan dimensi tulang alveolar setelah pencabutan gigi adalah dengan segera melakukan pencangkokan tulang pada soket. Xenograft tulang sapi merupakan bahan okulasi kontemporer yang umum digunakan. Bovine Bone Graft (BBG), yang sering digunakan karena kualitas osteokonduktifnya, merupakan komponen matriks anorganik yang menyediakan kerangka/scaffold selama regenerasi tulang, meskipun hasilnya jauh kurang stabil dari yang diharapkan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh induktif kombinasi propolis dan ekstrak BBG terhadap ekspresi RUNX2 dan ALP (Alkalin Phosphatase) pada soket pencabutan gigi Cavia cobaya.Metode Penelitian ini ialah Lima puluh enam Cavia cobaya dibagi menjadi empat kelompok: polietilen glikol (PEG), ekstrak propolis + PEG, BBG + PEG, dan ekstrak propolis + BBG + PEG. Gigi insisivus kiri bawah dicabut, dan soket kemudian diisi dengan bahan sesuai dengan kelompok tertentu di mana subjek menjadi anggotanya. Subyek dikorbankan pada hari ke-14 dan ke-30. Pewarnaan imunohistokimia dilakukan di bawah mikroskop cahaya dengan perbesaran 400x. Analisis statistik kemudian dilakukan dengan uji One-Way ANOVA dan Tukey HSD.Hasil Penelitian ini : Rerata jumlah ekspresi RUNX2 dan ALP pada masing-masing kelompok berbeda nyata. Jumlah ekspresi RUNX2 dan ALP tertinggi terjadi pada kelompok propolis + BBG + PEG pada hari ke-30, sedangkan ekspresi terendah terdapat pada kelompok kontrol pada hari ke-14.

Graft ini juga menunjukkan peningkatan area fraksi tulang dari crestal ke apikal dan penurunan jaringan ikat pada soket pasca ekstraksi . Graft ini dapat diterima untuk preservasi edentulous ridge di lokasi yang disiapkan untuk menerima implan endosseous.

Ini adalah persyaratan minimum bahwa bahan cangkok memiliki sifat osteokonduktif dan osteoinduktif. Osteokonduksi terjadi ketika bahan pencangkokan berfungsi sebagai scaffold untuk pertumbuhan tulang baru, sedangkan osteoinduksi dihasilkan dari sel-sel osteoprogenitor yang berdiferensiasi menjadi sel-sel osteoblas dan memulai pembentukan sel-sel tulang baru. Bahan pencangkokan yang menunjukkan sifat osteokonduktif dan osteoinduktif juga memicu pembentukan sel osteoblas baru dan menginduksi integrasi yang lebih cepat.

Selama pertumbuhan tulang, bone morphogenetic protein (BMP)-2 memicu proses osteoblastogenetic melalui stimulasi faktor spesifik osteoblastik 2 / core binding factor 1 / RUNX2 yang menginduksi produksi sel osteoblas dan, dengan perluasan, pertumbuhan tulang alveolar .Potensi osteoinduksi selama proses pencangkokan tulang dapat dievaluasi dengan menggunakan penanda protein RUNX2 dan alkaline phosphatase (ALP). RUNX2, protein yang pertama kali terdeteksi dalam sel pra-osteoblas, merupakan faktor transkripsi pertama yang diperlukan untuk menginduksi diferensiasi sel punca mesenkim menjadi sel osteoblas. Ekspresi RUNX2 meningkat pada sel osteoblas imatur tetapi menurun pada osteoblas dewasa, sementara juga memicu ekspresi gen matriks tulang utama selama tahap awal diferensiasi sel osteoblas dan mempercepat pembentukan tulang imatur. Kesimpulan daripenelitian ini ialah Kombinasi propolis dan ekstrak BBG pada konsentrasi 2% zat aktif efektif meningkatkan ekspresi RUNX2 dan ALP dalam menjaga soket pencabutan gigi Cavia cobaya.

Penulis: Utari Kresnoadi, M, Nizar dan Soekobagiono

Penelitian ini dipublikasikan pada Brazilian Journal Pharmaceutical Scienceses , tahun 2022, Braz. J. Pharm. Sci. 2022;58: e20273)

AKSES CEPAT