51动漫

51动漫 Official Website

Penanda Psikoneuroimunologis Intervensi Psikologis pada Kanker Anak

Foto by Indonesia Re

Di bidang onkologi pediatrik, penelitian tentang psikoneuroimunologi (PNI) bertujuan untuk menjelaskan interaksi antara faktor psikologis, sistem saraf, dan respon imun, serta dampaknya terhadap patologi kanker dan intervensi terapeutik. Namun demikian, literatur yang ada menunjukkan kurangnya dukungan empiris mengenai dampak intervensi psikologis terhadap penanda psikoneuroimunologis, khususnya dalam konteks kanker anak. Tujuan dari tinjauan sistematis ini adalah untuk mengevaluasi kemanjuran intervensi psikologis dalam memodulasi penanda psikoneuroimunologis di antara pasien kanker anak. Tahapan proses sintesis dimulai dengan mengidentifikasi karakteristik penelitian (Populasi, Intervensi, Perbandingan, Hasil, dan desain penelitian) pada setiap artikel yang diperoleh, kemudian mengelompokkannya berdasarkan Cochrane Handbook for Systematic Review. Model biopsikososial disusun oleh beberapa domain, termasuk perilaku psikososial, biologis, dan kesehatan, stres, intervensi psikologis, mekanisme neuroendokrin dan sistem kekebalan tubuh, serta hasil kesehatan.

Pada ranah intervensi psikologis, penulis menyusun jenis-jenis intervensi psikologis pada model integratif baru sesuai dengan hasil sintesa penulis pada tinjauan sistematik ini.Berdasarkan tinjauan tersebut, penulis membagi dampak intervensi psikologis menjadi dua tema, antara lain: (1) respons psikologis (misalnya nyeri, kecemasan, stres/distress, suasana hati, ketakutan, kelelahan, depresi, kualitas tidur, kualitas hidup, dan respons psikologis lainnya) dan respons fisiologis (misalnya demam, nyeri, mual, muntah, tekanan darah, detak jantung, dan respons fisiologis lainnya); (2) penanda psikofisio dan neuroimunologis (misalnya kortisol, sel NK, limfosit B, limfosit T CD4+, limfosit T CD8+, antibodi IgM, antibodi IgA, 伪-amilase, dan penanda neuroimunologis lainnya).

Hampir seluruh penelitian dalam tinjauan sistematis ini menilai efektivitas intervensi psikologis terhadap respons psikologis (stres/distress, ketakutan, kecemasan, kelelahan, depresi, penurunan kualitas tidur, dan kualitas hidup) dan respons fisiologis (tekanan darah, detak jantung, nyeri, mual, muntah, dan demam).Berdasarkan model biopsikososial, faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi stres seseorang antara lain psikososial, biologis, dan perilaku kesehatan. Proses psikososial (Kotak A) adalah faktor-faktor yang mempengaruhi interpretasi dan respons seseorang terhadap pemicu stres yang mencakup perbedaan individu (misalnya, model kepribadian anak, strategi penanggulangan yang digunakan, dan persepsi terhadap penyakit); suasana hati (misalnya perasaan tidak berdaya, tingkat kecemasan, dan tingkat stres); sumber daya (misalnya, dukungan sosial, strategi penanggulangan yang dilakukan pemberi perawatan, tingkat tekanan psikologis yang dialami pemberi perawatan); lainnya (reaktivitas stres). Berdasarkan hasil tinjauan sistematis kami, domain sistem psikologis dinilai melalui beberapa indikator seperti kecemasan, ketakutan, stres/distress, suasana hati, gangguan tidur, ketahanan, kelelahan, dan depresi.

Sebanyak sembilan penelitian dilakukan untuk mengevaluasi kemanjuran berbagai intervensi, termasuk intervensi dengan bantuan hewan, terapi perilaku kognitif, realitas virtual, terapi pijat, menggambar mandala, program manajemen gejala multimodal berbasis rumah, dan pengurangan stres berbasis kesadaran dalam hal dampaknya terhadap respons psikologis dan fisik. Dari sembilan penelitian yang diperiksa, enam di antaranya menunjukkan bahwa berbagai intervensi psikologis, termasuk intervensi dengan bantuan hewan, terapi perilaku kognitif (CBT), realitas virtual, menggambar mandala, dan pengurangan stres berbasis kesadaran (MBSR), telah terbukti bermanfaat. efektif dalam mengelola respon psikologis dan fisiologis yang dialami oleh anak-anak yang didiagnosis menderita kanker.

笔别苍耻濒颈蝉:滨诲测补迟耻濒听贬补蝉补苍补丑,听狈耻谤蝉补濒补尘听狈耻谤蝉补濒补尘,听滨濒测补听碍谤颈蝉苍补苍补,听奥补飞补苍听贵.听搁补尘诲补苍颈,听窜颈办谤耻濒听贬补颈办补濒,听罢颈迟补听搁辞丑颈迟补听

Jurnal:

AKSES CEPAT