51动漫

51动漫 Official Website

Pendidikan STEM CEO dan Pengungkapan Perubahan Iklim Perusahaan

Ilustrasi CEO by Midtrans
Ilustrasi CEO (sumber: Midtrans)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara latar belakang pendidikan STEM CEO, chief executive officer (CEO) di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dan pengungkapan perubahan iklim di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Menggunakan data dari tahun 2017 hingga 2022 dari semua perusahaan publik, penelitian ini menggunakan kuadrat terkecil biasa dengan efek tetap dan kesalahan standar yang kuat untuk mengevaluasi hipotesis yang diajukan. Selain itu, serangkaian uji endogenitas juga dilakukan untuk memperkuat kekokohan temuan ini. Studi ini mengungkapkan bahwa CEO dengan latar belakang pendidikan STEM lebih cenderung berpartisipasi dalam pengungkapan perubahan iklim perusahaan dibandingkan dengan rekan mereka yang memiliki latar belakang non-STEM.

Hasil-hasil ini menekankan pentingnya peran latar belakang pendidikan CEO dalam membentuk pendekatan perusahaan terhadap keberlanjutan, khususnya dalam bidang pengungkapan perubahan iklim. Wawasan yang diperoleh dari penelitian ini mempunyai implikasi berharga bagi berbagai pemangku kepentingan, termasuk manajemen puncak dan investor yang bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan perusahaan. Menyadari pengaruh karakteristik CEO, khususnya latar belakang pendidikan STEM, terbukti penting dalam meningkatkan pengungkapan perubahan iklim perusahaan. Para pemangku kepentingan dapat memanfaatkan pemahaman ini untuk merumuskan dan menerapkan strategi yang efektif guna mewujudkan visi keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini menonjol karena dilakukan dalam konteks Indonesia, sebuah negara yang secara aktif mendorong lulusan non-sosial untuk menduduki posisi penting di Republik Indonesia.

Dr. Ardianto dan rekan peneliti dari Departmen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 51动漫 menelusuri bahwa perusahaan yang dipimpin oleh CEO dengan latar belakang pendidikan STEM cenderung mengungkapkan lebih banyak informasi mengenai perubahan iklim perusahaan. Hasil ini dapat dikaitkan dengan sikap proaktif mereka terhadap isu-isu keberlanjutan dan inisiatif kuat mereka dalam mengatasi tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Selain itu, kami menemukan bahwa CEO yang memiliki gelar master atau Ph.D. di bidang STEM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingginya tingkat pengungkapan perubahan iklim.

Selain itu, di antara bidang studi STEM, sains, teknologi, dan teknik diketahui mempunyai dampak paling besar terhadap peningkatan tingkat pengungkapan iklim perusahaan, sedangkan matematika tidak menunjukkan pengaruh serupa. Lebih lanjut, penelitian kami mengungkapkan bahwa hanya CEO dengan pendidikan tingkat sarjana di bidang teknik yang mempunyai dampak lebih signifikan terhadap pengungkapan perubahan iklim, sementara bidang studi lain seperti sains, teknologi, dan matematika tidak menunjukkan dampak yang sama. Sebaliknya, untuk tingkat pendidikan yang setara dengan gelar master dan doktoral, CEO dengan latar belakang sains dan teknik secara konsisten menunjukkan peningkatan kecenderungan terhadap pengungkapan perubahan iklim. Namun, tren ini tidak berlaku bagi CEO dengan latar belakang pendidikan terkait teknologi.

Penulis: Dr. Ardianto, S.E., Ak., M.Si.

Untuk menikmati sajian lebih lengkap tulisan tersebut, dapat mengunjungi alamat berikut:

AKSES CEPAT