51动漫

51动漫 Official Website

Pengalaman Hidup Siswa Muslim yang Dikarantina di Tiongkok dan Italia

sumber: okezone travel
sumber: okezone travel

Pandemi COVID-19 telah menyebar di Tiongkok dan bagian lain dunia sejak Desember 2019, tidak hanya membawa risiko infeksi tetapi juga tekanan psikologis yang sangat besar. Studi ini menarasikan pengalaman karantina mahasiswa Muslim yang belajar di Tiongkok dan Italia selama pandemi Virus Corona. Dengan menggunakan metode hermeneutika fenomenologis, kami menganalisis pengalaman hidup para mahasiswa ini, yang mencakup tantangan psikologis seperti ketidakpastian, ketakutan, sulit tidur, ketidakberdayaan, kesepian, dan perubahan perilaku serta pengalaman tubuh. Ini termasuk kerentanan, penyimpangan, kewaspadaan tubuh, dan pikiran tentang kematian. Strategi koping melibatkan agama dan praktik keagamaan, keluarga, teman, kesukarelawanan, dan teknologi termasuk media sosial. Studi ini mengungkapkan bahwa pengalaman karantina telah mengakar dampak yang luas dan mendalam pada kesehatan mental dan fisik yang mengakibatkan beragam strategi koping di antara mereka yang tinggal di karantina.

Studi ini mengumpulkan pengalaman hidup mahasiswa Muslim yang belajar di Tiongkok dan Italia. Studi ini menemukan bahwa menjalani karantina selama pandemi merupakan pengalaman yang berlapis-lapis. Disimpulkan bahwa kecemasan, depresi, ketakutan, dan stres tidak dapat dihindari selama wabah virus seperti ini, tetapi perilaku yang ditimbulkannya dapat diperbaiki. Selain itu, pengalaman tubuh telah muncul sebagai aspek penting dari pengalaman karantina. Elemen fisik, psikologis, dan sosial tubuh selama pandemi ini penting untuk memahami pengalaman karantina. Untuk menghadapi keadaan kritis seperti ini, orang-orang menggunakan beragam strategi seperti praktik keagamaan, dukungan sosial, dan media sosial/teknologi.

Penulis: Dr. Muhammad Saud BS., MS

Dosen Sosiologi, FISIP

DOI: 10.1080/13602004.2025.2476135

AKSES CEPAT