51动漫

51动漫 Official Website

Pengaruh Digitalisasi dan Pandemi Covid-19 terhadap Pengangguran di Indonesia

Pengaruh Digitalisasi dan Pandemi Covid-19 terhadap Pengangguran Pemuda di Indonesia
Ilustrasi digitalisasi keuangan (sumber: lajollasportsclub.com)

Tingkat pengangguran pemuda yang tinggi di Indonesia adalah masalah serius yang perlu perhatian karena mengganggu kebangkitan ekonomi nasional dan mengganggu bonus demografi yang sedang berlangsung. Sementara itu, generasi muda menghadapi perubahan dalam model bisnis di pasar tenaga kerja akibat kemajuan teknologi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi dan pandemi Covid-19 terhadap tingkat pengangguran pemuda di Indonesia.

Penelitian ini menggunakan data panel dari 34 provinsi di Indonesia yang mencakup periode dari tahun 2013 hingga 2022 dan dengan estimasi menggunakan metode System Generalized Method of Moments (SysGMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan digitalisasi, yang diproksikan oleh Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IPTIK), memiliki dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pengangguran pemuda. Demikian pula, pandemi Covid-19 juga memiliki dampak positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran pemuda.

Digitalisasi dan pandemi Covid-19 bersama-sama menunjukkan bahwa generasi muda di Indonesia rentan terhadap perubahan ekonomi dan teknologi. Oleh karena itu, perlu kebijakan yang tepat untuk mengelola perkembangan teknologi dan mengatasi dampak pandemi sehingga generasi muda dapat terlibat aktif di pasar tenaga kerja.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa variabel kontrol seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan investasi memiliki efek yang bervariasi terhadap pengangguran pemuda. Pertumbuhan ekonomi memiliki dampak negatif, sesuai dengan Hukum Okun, sementara inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran pemuda. Investasi memiliki dampak negatif dan signifikan, menunjukkan bahwa peningkatan investasi dapat mengurangi pengangguran pemuda di Indonesia.

Penulis: Arifin & Unggul Heriqbaldi

Link:

Baca juga: Chatbot dalam Dunia Akademis untuk Meningkatkan Akses Informasi yang Efisien

AKSES CEPAT