51动漫

51动漫 Official Website

Pengaruh Secretome Human Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cells pada Scaffold Freeze Dried Bovine Bone Xenograft

Ilustrasi stem cells (sumber: Medical news today)

Tatalaksana defek tulang pada regio maksilofasial yang disebabkan eksisi tumor, trauma, infeksi, iatrogenik, atau terapi radiasi masih menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh dokter gigi bedah mulut. Defek tersebut idealnya dilakukan perawatan rekonstruksi untuk mengembalikan fungsi dan estetikanya. Terapi yang telah lama diterapkan adalah penggunaan bone graft. Autograft yang berasal dari pasien sendiri merupakan terapi gold standard. Itu karena mencakup keseluruhan sifat osteoinduktif, osteokonduktif, dan osteogenik. Namun, memiliki kekurangan karena jumlah graft yang terbatas dan morbiditas pada donor. Rekayasa jaringan menjadi alternatif baru. Di mana kombinasi sel, scaffold, dan growth factor diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan tulang baru yang ideal tanpa morbiditas donor. Keberhasilan regenerasi tulang melalui rekayasa jaringan sangat bergantung pada diferensiasi osteoblas.

Proses maturasi osteoblas hingga menjadi osteosit selalu diikuti ekspresi marker spesifik pada masing masing tahapnya. Proses tersebut mengakibatkan peningkatan marker spesifik seperti Runt Related Transcription Factor-2 (RUNX2) dan Osteocalcin (OCN). RUNX2 dan OCN memiliki peran penting dalam masing masing fase diferensiasi osteoblas mulai fase awal hingga akhir. Mesenchymal Stem Cells merupakan sel multipotent dan self-renewable yang dapat berdiferensiasi menjadi osteoblas, kondrosit, dan adiposit. Dalam rekayasa jaringan tulang, efek terapi dari MSC dipengaruhi oleh secretome biomolekul. Biomolekul meliputi faktor parakrin, seperti sitokin, growth factor, microRNAs, dan protease.

Secretome mengatur proses mediasi komunikasi intraseluler, merestorasi jaringan yang rusak, mengatur homeostasis jaringan dan memicu tissue repair pada jaringan dan organ. Penelitian MSC pada freeze dried bovine bone xenograft (FDBBX) dan menggunakannya untuk rekonstruksi critical size defect pada hewan coba anjing telah dilakukan dan menunjukkan pertumbuhan tulang baru dengan union yang stabil. Namun, terdapat kekurangan dimana tulang baru yang terbentuk masih menunjukkan dimensi yang kecil dan tipis. Ini mengindikasikan bahwa resorbsi telah terjadi sebelum proses regenerasi tulang berlangsung sempurna. Dari hasil penelitian tersebut maka dibutuhkan studi lebih lanjut agar kombinasi bovine bone graft dan MSC dapat menghasilkan struktur tulang baru dengan dimensi lebih baik dan stabil.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah paparan secretome hUC-MSCs pada scaffold FDBBX dapat meningkatkan ekspresi marker RUNX2 dan OCN pada sel osteoblas 7F2. Penelitian ini adalah penelitian analisis eksperimental laboratoris in vitro pada kultur sel osteoblas 7F2. Setelah itu kemudian dilakukan pemeriksaan ekspresi RUNX2 dan OCN menggunakan real time quantitative PCR.Hasil uji statistik Independent T Test menunjukkan ekspresi RUNX2 dan OCN pada scaffold FDBBX pasca aplikasi secretome HUCMSC lebih tinggi signifikan dibandingkan scaffold tanpa secretome (P=0,039; P=0,025).Kesimpulannya ekspresi RUNX2 dan OCN pada scaffold FDBBX pasca aplikasi secretome HUCMSC lebih tinggi dibandingkan scaffold tanpa aplikasi secretome.

Penulis: Prof. Dr. David Buntoro Kamadjaja, drg., MDS., Sp.BM.

Baca Juga: Kembangkan Algoritma On-Load Tap Changing Transformer

AKSES CEPAT