Kanker tulang adalah penyakit yang menyerang tulang dan dapat terjadi pada berbagai usia. Salah satu metode pengobatan kanker tulang yaitu dengan operasi penyelamatan organ yang diikuti dengan rekonstruksi tulang. Rekonstruksi tulang dapat dilakukan dengan menggunakan jaringan tulang pasien sendiri (autograft).
Autograft tulang daur ulang saat ini menjadi pilihan pertama daripada amputasi untuk pengobatan tumor tulang. Autograft memiliki kecocokan anatomis yang baik, tidak ada morbiditas tempat donor, tidak ada risiko penularan penyakit, menghindari reaksi imunologis, menghindari komplikasi dengan prostesis, dan lebih murah daripada allograft.
Namun, penggunaan kembali tulang yang telah disusupi oleh tumor memiliki risiko kekambuhan tumor. Oleh karena itu, diperlukan proses sterilisasi untuk membunuh sel tumor pada jaringan tulang yang akan digunakan kembali.
Pasteurisasi adalah salah satu metode sterilisasi yang relatif mudah dan efektif untuk operasi penyelamatan organ pada tumor ganas yang direkonstruksi dengan menggunakan kembali jaringan yang telah disusupi oleh tumor. Proses pasteurisasi memengaruhi apoptosis sel tumor dan viabilitas sel tulang normal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan durasi optimal untuk pasteurisasi agar efektif menghilangkan sel tumor dengan tetap menjaga viabilitas dan integritas tulang normal.
Metode Penelitian
Penelitian eksperimental laboratorium dilakukan untuk mengevaluasi viabilitas sel, porositas tulang, dan kekuatan biomekanik tulang kortikal diafisis kambing pasca-pasteurisasi. Tulang kortikal dibagi menjadi tujuh kelompok dengan suhu dan durasi yang berbeda. Variasi suhu (60掳C dan 70掳C) dan durasi pasteurisasi (20, 30, dan 40 menit) dipelajari.
Kelompok kontrol digunakan untuk perbandingan. Perbedaan yang signifikan ditemukan pada viabilitas sel dan porositas. Jumlah osteosit tertinggi terdapat pada kelompok kontrol (80,4%). Osteosit kelompok perlakuan paling tinggi pada suhu 60掳C dan 20 menit (卤77,29%).
Yang terendah adalah pada kelompok dengan suhu 70掳C dan 40 menit (64,66%). Porositas yang lebih tinggi ditemukan pada mereka yang dirawat dengan suhu yang lebih tinggi dan pasteurisasi yang lebih lama. Uji lentur biomekanik menunjukkan bahwa gaya yang dibutuhkan untuk mematahkan sampel tulang paling rendah pada suhu 70掳C selama 40 menit.
Hasil
Osteosit
Sel tulang normal yang masih hidup akan tampak sebagai osteosit yang mengisi lakuna. Jumlah osteosit yang mengisi lakuna akan menunjukkan tingkat viabilitas sel tulang. Semakin banyak osteosit yang mengisi lakuna menunjukkan bahwa sel tulang normal masih hidup.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu dan lama pasteurisasi, jumlah osteosit yang hidup semakin menurun. Jumlah osteosit tertinggi terdapat pada kelompok kontrol, sedangkan jumlah osteosit terendah terdapat pada kelompok dengan suhu 70掳C dan 40 menit.
Porositas Tulang
Porositas tulang menggambarkan tingkat kepadatan tulang. Semakin tinggi porositas tulang, semakin rapuh tulang tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu dan lama pasteurisasi, diameter pori pada tulang semakin besar.
Diameter pori yang lebih besar menunjukkan bahwa tulang tersebut lebih rapuh. Pori-pori pada tulang berfungsi sebagai jalan keluar masuknya nutrisi dan zat sisa.
Kekuatan Biomekanik Tulang
Kekuatan biomekanik tulang menunjukkan kekuatan tulang dalam menahan beban. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu dan lama pasteurisasi, kekuatan biomekanik tulang semakin menurun.
Kekuatan biomekanik tulang terendah terdapat pada kelompok dengan suhu 70掳C dan 40 menit. Hal ini menunjukkan bahwa pasteurisasi dapat menyebabkan kerusakan pada struktur tulang.
Kesimpulan
Pasteurisasi dapat digunakan untuk memaksimalkan eradikasi sel tumor dengan tetap menjaga sel tulang normal dan kekuatan biomekanik dari autograft tulang daur ulang.
Suhu dan durasi pasteurisasi yang optimal adalah 60掳C selama 20 menit. Hal ini karena suhu dan durasi tersebut dapat membunuh sel tumor secara efektif dengan tetap menjaga viabilitas sel tulang normal dan kekuatan biomekanik tulang.
Penulis : Irsa Rahardjo, Mouli Edward, Ferdiansyah Mahyudin, Heriyawati Heriyawati
Judul Artikel : Pasteurization temperature and duration effect in normal bone osteocyte, porosity and biomechanics: in vitro studies
Jurnal : Journal of Medicinal and Pharmaceutical Chemistry Research
Tautan :





