UNAIR NEWS – Departemen Ilmu Penyakit Mulut (IPM) 51动漫 (UNAIR) menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas).
Kegiatan itu dipimpin oleh Dr Desiana Radithia drg SpPM (K) sebagai ketua pelaksana kegiatan dan melibatkan mahasiswa PPDGS yakni Togu Andrie drg, Karlina drg, Selviana drg, Aulya drg, dan Gremita drg. Kegiatan itu dilaksanakan pada Selasa, (25/7/2023). Pengmas dibentuk berupa penyuluhan tentang gambaran klinis, pencegahan serta penanganan rongga mulut bagi Orang dengan HIV (ODHIV) di bawah naungan Yayasan Mahameru, Surabaya.

Kegiatan Pengmas ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan gigi dan mulut yang komprehensif bagi ODHIV. Selain itu, juga memberikan edukasi mengenai gambaran klinis apa yang dapat terjadi dan pencegahan serta penanganannya pada rongga mulut yang tersedia dalam bentuk booklet. Kegiatan itu melibatkan dosen dan mahasiswa PPDGS FKG UNAIR sebagai relawan yang berdedikasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi dari peserta ODHIV dan juga mendapat sambutan baik dari Yayasan Mahameru,” ungkap Dr Desiana Radithia drg SpPM(K), selaku ketua kegiatan tersebut.
Selain memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, IPM FKG UNAIR juga melakukan pemeriksaan rongga mulut pasien secara gratis, serta memberikan panduan pembuatan obat kumur herbal dari bahan daun sirih dan jeruk nipis. Panduan ini diharapkan dapat membantu ODHIV dalam merawat kesehatan gigi dan mulut secara alami dan terjangkau. Kegiatan Pengmas IPM FKG UNAIR ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Yayasan Mahameru dan ODHIV setempat. Para ODHIV yang mendapatkan pelayanan kesehatan dari IPM FKG UNAIR merasa terbantu dan terlayani dengan baik.

Komitmen IPM FKG UNAIR dalam berkontribusi pada implementasi SDGs dan tridarma perguruan tinggi terus menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan yang mereka laksanakan. Keberhasilan kegiatan Pengmas ini semakin memperkuat posisi FKG UNAIR sebagai lembaga pendidikan kedokteran gigi yang proaktif dalam berkontribusi pada kesehatan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Pada akhir kegiatan, Dr. Desiana Radithia, drg., Sp.PM(K), menyerahkan sertifikat kepada Yayasan Mahameru sebagai bentuk terimakasih atas bantuan pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Departemen Ilmu Penyakit Mulut. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat berlanjut di masa yang mendatang untuk kebaikan bersama.





