Dalam rangka mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada tujuan untuk menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Batu, Jawa Timur, kini mendapat kesempatan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi melalui penguasaan public speaking dan copywriting.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dari Departemen Administrasi Publik,, 51动漫 (UNAIR). Program tersebut Harapannya dapat memberikan dampak nyata bagi UMKM lokal dalam menghadapi tantangan era ketidakpercayaan (distrust) yang kian meningkat di masyarakat.
Era distrust ini mengacu pada kondisi di mana masyarakat semakin skeptis terhadap iklan dan promosi yang bertebaran di berbagai platform digital. Hal ini menciptakan tantangan besar bagi banyak sektor, termasuk UMKM. UMKM kini mendapat tuntutan untuk mampu membangun kepercayaan konsumen secara lebih efektif. Sebagai bagian dari SDGs atau pembangunan berkelanjutan, program ini berusaha untuk mengembangkan keterampilan kerja yang relevan dan mendukung penciptaan lapangan kerja layak yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan.
Salah satu kunci keberhasilan UMKM di era distrust ini adalah dengan menguasai public speaking dan copywriting. Kedua keterampilan ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan mereka. 淒i sinilah pentingnya public speaking dan copywriting. Ini bukan hanya soal memasarkan produk, tetapi tentang bagaimana UMKM bisa membangun kepercayaan di tengah-tengah keraguan masyarakat, ujar Dr. Eko Supeno, Drs., M. Si., salah satu pembicara utama dalam acara tersebut.
Mengasah Kemampuan Public Speaking dan Copywriting untuk Pemasaran yang Berkelanjutan
Public speaking tidak hanya sekadar berbicara di depan audiens, melainkan seni menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan berpengaruh. Keterampilan ini membantu pelaku UMKM untuk mengomunikasikan visi dan misi usahanya dengan cara yang mampu menjangkau hati konsumen. Hal ini penting karena konsumen tidak hanya mencari produk yang berkualitas, tetapi juga menginginkan produk yang mereka percaya, serta memiliki cerita atau nilai di baliknya.
Sementara itu, copywriting adalah teknik penulisan konten pemasaran yang bertujuan untuk mempromosikan produk atau jasa secara efektif. Dengan copywriting yang tepat, pesan produk dapat disampaikan secara persuasif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, membantu UMKM untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan mereka.
淐opywriting yang baik bisa membuat konsumen merasa produk itu ada khusus untuk mereka. Di era ini, orang ingin membeli sesuatu yang mereka percayai, bukan sekadar barang yang terpromosikan di internet, jelas Putu Aditya Ferdian Ariawantara S IP M KP, pembicara yang mengisi sesi pelatihan tentang copywriting.
Pelatihan yang berlangsung pada Jumat (20/09/2024) di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kota Batu. Terdapat sekitar 25 pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan ini. Mereka semua bersemangat untuk memperdalam strategi pemasaran digital. Dengan lokasi Kota Batu yang terkenal sebagai destinasi wisata, pelatihan ini menjadi peluang bagi UMKM setempat untuk mengembangkan produk lokal. Mereka dapat mengembangkan produk, seperti kerajinan tangan, kuliner, dan agribisnis, dengan cara yang lebih efektif dalam berkomunikasi kepada konsumen.
PLUT-KUMKM Kota Batu, yang terletak di Jalan Abdul Gani Atas Nomer 02 Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, menjadi saksi dari antusiasme para peserta. Para peserta sangat bersemangat untuk belajar cara menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Pelaku UMKM di daerah ini harus bersaing tidak hanya dengan perusahaan besar. Namun, juga dengan banyaknya informasi yang beredar di dunia digital. Infomasi itu kerap kali membuat konsumen ragu akan kualitas produk yang mereka promosikan.
Kunci Keberhasilan adalah Kepercayaan
Pembicara lainnya, Dr Adam Amin Bahar SIP MKP menekankan pentingnya public speaking dalam dunia bisnis. Menurutnya, kemampuan berbicara yang baik dapat membantu pelaku usaha menyampaikan pesan dengan cara yang lebih personal. Sehingga konsumen merasa lebih dekat dengan produk atau jasa yang penjual tawarkan. 淛angan pernah meremehkan kekuatan berbicara di depan orang banyak. Ini bukan hanya soal menjual, tetapi soal menyampaikan visi dan misi usaha Anda. Konsumen akan merasa lebih dekat dengan produk atau jasa yang memiliki cerita dan pesan kuat di baliknya, tegas Adam.
Di era distrust ini, kepercayaan menjadi aset yang sangat berharga. Banyak UMKM yang terjebak dalam tantangan ini. Terutama di dunia digital yang kerap kali dipenuhi dengan janji-janji palsu atau produk yang tidak sesuai dengan promosi. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu memperkuat komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Komunikasi penting untuk membangun kepercayaan yang berkelanjutan dengan konsumen. “Kepercayaan adalah aset terbesar di dunia digital. Jika Anda kehilangan itu, sangat sulit untuk meraihnya kembali,” ungkap Dr. Eko Supeno.
UMKM Batu Bertransformasi untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif
Acara ini tidak hanya memberikan teori. Namun, juga mengajak peserta untuk langsung mempraktikkan kemampuan public speaking dan copywriting melalui simulasi dan diskusi interaktif. Dr. Eko Supeno menambahkan bahwa melalui penguasaan kedua keterampilan ini, pelaku UMKM tidak hanya akan lebih pandai mempromosikan produknya, tetapi juga akan mampu menciptakan hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan konsumen.
Salah satu peserta pelatihan, Ibu Siti pemilik usaha kerajinan bambu lokal, mengungkapkan bahwa selama ini ia kesulitan dalam menarik konsumen secara online. 淪aya paham produk saya bagus, tetapi susah sekali untuk meyakinkan orang di internet. Dengan belajar copywriting, saya jadi tahu bagaimana menulis deskripsi yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, kata Ibu Siti.
Pengalaman Ibu Siti ini menunjukkan bahwa pelatihan telah memberikan solusi praktis bagi UMKM yang ingin memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Dengan pembekalan ini, harapannya UMKM di Kota Batu mampu meningkatkan daya saing mereka di pasar lokal maupun internasional. Mereka juga diharapkan untuk tidak hanya pandai berbicara di depan audiens. Namun, juga mampu menulis konten pemasaran yang relevan dan efektif. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menciptakan ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan, salah satu tujuan utama dari SDGs atau Pembangunan Berkelanjutan.
Penulis: Tim Pengmas





