51动漫

51动漫 Official Website

Penguatan Imunisasi Ganda Perlu Komunikasi yang Baik dan Dukungan Moral Semua Pihak

Emeralda Aisha ketika menyampaikan materi (Foto: Muhammad Mu檃fa Rahman)

UNAIR NEWS – UNICEF menggarisbawahi pentingnya komunikasi antara sesama SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan) maupun antara SDMK dan masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Emeralda Aisha, communication for development (C4D) officer UNICEF, saat menjelaskan strategi komunikasi imunisasi ganda pada Rabu (2/11/2022), dalam kegiatan yang dinisiasi GELIAT 51动漫 (UNAIR) dengan UNICEF di Hotel Ibis Style Surabaya.

Aisha mengungkapkan bahwa masyarakat sebetulnya kebingungan apabila diberi penjelasan panjang lebar. Sedangkan jika tidak dilakukan sosialisasi, masyarakat kurang yakin melakukan imunisasi ganda.

Aisha mencontohkan ada orangtua yang cukup dengan penjelasan singkat serta mudah dipahami. Ada pula yang berhati-hati menghindari kesan menyindir maupun menyinggung.

淛adi memang tergantung kondisi orangtuanya, ucapnya.

Tenaga kesehatan (Nakes) harus mengakui kekhawatiran orangtua kepada anaknya yang hendak diimunisasi ganda. Menurut Aisha, menghiraukan kekhawatiran mereka dan mengatakan bahwa akan baik-baik saja sama dengan berbohong.

Memberikan pemahaman kepada orangtua tentang perlindungan anak dari beberapa penyakit secara sekaligus juga perlu. Seperti memberikan imunisasi campak dan penta dalam satu kali kunjungan.

淭api, meskipun mereka (orangtua. Red) takut, mereka khawatir, mereka merasa anaknya nanti  kesakitan. Mereka tahu kalau ini (imunisasi ganda. Red) itu aman, katanya.

Selain upaya komunikasi yang baik, nakes juga memerlukan dukungan moral dari segala pihak. Seperti bupati, sesama SDMK, mahasiswa, kader, tokoh agama, dan testimoni masyarakat.

Dukungan gubernur dapat berupa tindakan partisipatif seperti hadir dalam penyuluhan atau melakukan endorsement. Mengundang awak media untuk dipublikasikan ke berbagai media juga penting.

淜arena semakin sering masyarakat melihat isunya, masyarakat tahu itu bukan hal baru. Tapi, ini adalah program yang biasa (umum. Red) dan aman, ucapnya.

Lalu, dukungan dari sesama SDMK dapat berupa kesiapan melakukan pelayanan di semua lapisan. Aisha mencontohkan dengan petugas keamanan ketika menerima pasien. Sebagai orang pertama yang ditemui pasien, petugas keamanan hendaknya cukup berpengetahuan untuk menjawab keperluan pasien.

沦别产别苍补谤苍测补 ngga ada hubungannya petugas keamanan dan tenaga kesehatan. Tapi karena kesan pertamanya masyarakat dateng ke Puskesmas seperti itu, apa yang dilakukan? Dia jadi khawatir, kok dia ngga tahu ya, katanya

Penulis: Muhammad Mu檃fa Rahman

Editor: Feri Fenoria

AKSES CEPAT