51动漫

51动漫 Official Website

Peningkatan Kemampuan Entrepreneurship Siswa SMA Kabupaten Trenggalek Melalui Pelatihan Pembuatan Alat Deteksi Kelelahan

Peningkatan Kemampuan Entrepreneurship Siswa SMA Kabupaten Trenggalek Melalui Pelatihan Pembuatan Alat Deteksi Kelelahan. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Departemen Fisika Fakultas Sains dan Teknologi 51动漫 memberikan kontribusi nyata dengan melaksanakan tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat dalam melalui Kegiatan Pelatihan Rancang Bangun Alat Deteksi Kelelahan Berbasis Audiovisual untuk Meningkatkan Kualitas Kerja dan Kesehatan di SMA Negeri 1 Kampak Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim UNAIR yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari program studi S-1 Teknik Biomedis 51动漫 yang diketuai Fitriyatul Qulub, S.T., M.T pada hari Sabtu, tanggal 11 September 2022.

Permasalahan pada kualitas pekerja yang mengakibatkan pada terjadinya kecelakaan di saat kerja dan penurunan produktivitas kerja hingga dapat merenggut nyawa. Kondisi ini dialami oleh seseorang setelah melakukan suatu pekerjaan yang berupa perasaan letih, mengantuk, bosan, dan haus. Gejala yang muncul akibat keleahan antara lain penurunan motivasi, kegiatan, dan aktivitas fisik. Kelelahan akan ditandai dengan munculnya rasa berat pada kepala, keletihan pada bagian-bagian tubuh, kaki terasa berat, mengantuk, dan berkurangnya keseimbangan. Penurunan motivasi ditunjukkan dengan sulitnya untuk fokus dan berfikir, enggan untuk berbicara, gugup, sulit berkonsentrasi, pelupa, perasaan cemas, kurang percaya diri, sulit mengontrol perilaku, dan tidak rajin dalam melakukan pekerjaan.

Salah satu cara untuk mencegah kelelahan adalah dengan mengukur kelelahan yang dialami pekerja dalam melakukan pekerjaan, selanjutnya dapat diatur kembali beban kerja agar sesuai dengan kapasitas fisik maupun mental tenaga kerja. Selain itu, dengan mengetahui tingkat kelelahan, maka pekerja ataupun individu lain dapat mengatur sendiri kapan harus beristirahat agar tidak membahayakan kesematan dan kesehatannya.

Pelatihan pembuatan alat deteksi kelelahan yang berdasarkan pada refleks audio dan visual diharapkan bisa digunakan oleh masyarakat luas, khususnya pekerja dalam membantu untuk mengurangi risiko kelelahan saat bekerja. Pelatihan pembuatan alat deteksi kelelahan ini ditargetkan kepada siswa SMA kemampuan/ketrampilan bidang sistem komputer dan jaringan. Dengan demikian, kegiatan ini nantinya dapat membantu meningkatkan kemampuan entrepreneurship siswa SMA dalam membuat alat deteksi kelelahan berdasarkan respon refleks berbasis audio visual.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat Program Kemitraan Masyarakat ini, dapat diberikan bekal keahlian kepada sekelompok masyarakat tertentu yaitu kelompok masyarakat yang memiliki bekal keilmuan tentang elektronika, dalam hal ini yang dapat diberikan pelatihan adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Para siswa SMA diharapkan nantinya setelah lulus mampu mengembangkan produksi dan pengadaan alat kesehatan secara mandiri di Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Penulis: Tim Pengmas

AKSES CEPAT