51动漫

51动漫 Official Website

Peningkatan Pengetahuan Dokter Umum setelah Pelatihan Virtual Kardiovaskular Dini Deteksi pada Kehamilan

Kesehatan ibu dan bayi merupakan salah satu bagian dari Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang juga merupakan prediktor kesehatan masyarakat tingkat. Kehadiran tenaga kesehatan profesional yang terampil adalah hal yang penting merupakan faktor yang mempengaruhi penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir mortalitas. Intervensi yang terlambat, layanan yang tidak efektif, dan kesalahan diagnosis merupakan kontributor paling signifikan terhadap peningkatan tersebut jumlah ibu yang meninggal.

Kementerian Kesehatan merekomendasikan frekuensi pemeriksaan antenatal oleh petugas kesehatan yang berkualifikasi untuk melindungi ibu dan janin selama kehamilan, yang satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua, dan tiga kali pada trimester ketiga. Evaluasi antenatal terdiri dari deteksi dini faktor risiko, pencegahan, dan pengobatan masalah kehamilan dini.

Pemberian upaya preventif, kuratif, dan rehabilitative pengobatan, Puskesmas Indonesia menjadi titik awal untuk penyaringan kesehatan dan faktor risiko kehamilan yang harus dicakup bagi sebagian besar masyarakat, hal ini lebih mudah diakses oleh Masyarakat populasi umum. Akibatnya, kehamilan berisiko tinggi, termasuk penyakit kardiovaskular, akan dikenali dan dikelola lebih cepat oleh penyedia layanan kesehatan yang kompeten di puskesmas termasuk dokter umum.

Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular 51动漫 bekerjasama dengan Indonesia Persatuan Dokter Umum (PDUI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengadakan pelatihan tentang Deteksi Dini dan Pengobatan Penyakit Jantung dalam Kehamilan berdasarkan Algoritma Pencegahan Penyakit Kardiovaskular berdasarkan Kualitas Ibu California Kolaborasi Perawatan (CMQCC). Sosialisasi praktikum ini algoritma semoga membantu memfasilitasi penyaringan awal dan evaluasi penyakit kardiovaskular pada wanita hamil atau ibu pasca melahirkan.

Studi ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Intervensi, terbentuk berupa pelatihan edukasi mengenai deteksi penyakit jantung pada kehamilan yang diberikan kepada para peserta. Peserta terdiri dari dokter umum yang berpraktek di Puskesmas di Surabaya. Pra-tes dan post-test berupa pertanyaan-pertanyaan seputar kurikulum pelatihan yang diberikan kepada peserta.

Skor rata-rata tes dibandingkan setelah intervensi. Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada skor pretest antara kelompok dengan pengalaman kerja 3 tahun (22,04), 3 sampai 5 tahun (32,44), dan >5 tahun (40,44), namun tidak mempunyai pengaruh yang signifikan, tidak ada perbedaan dalam skor pasca-tes yang meningkat. Nilai pre-test peserta yang bekerja pada bagian KIA jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang bekerja di divisi non-KIA. Namun, peningkatan skor post-test tidak berbeda secara signifikan antara kedua kelompok. Terdapat peningkatan yang signifikan pada tes sebelum dan sesudah intervensi, dengan rata-rata mengalami peningkatan sebesar 42,18 poin dan tidak dipengaruhi oleh variabel lain.

Angka kematian ibu akibat penyakit jantung di Indonesia masih tinggi dari tahun ke tahun. Ketidakmampuan untuk mendiagnosis penyakit jantung selama kehamilan dan keterlambatan intervensi berkontribusi terhadap kematian ibu hamil dengan penyakit jantung. Penting untuk melakukan standarisasi serta alur diagnosis dan yang mudah dipahami dan diterapkan pengobatan agar ibu hamil terkena penyakit jantung dapat didiagnosis di fasilitas kesehatan tingkat dini.

Pelatihan diberikan telah mendidik dan memperluas pengetahuan dokter umum di Komunitas Puskesmas mengenai diagnosis dan penatalaksanaannya penyakit jantung pada ibu hamil, sehingga penyakit jantung pada ibu hamil dapat didiagnosis dan diobati sejak dini, bahkan sebelum kehamilan. Hal ini sudah diantisipasi bahwa diagnosis dini dan pengobatan penyakit jantung selama kehamilan akan menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Penulis : Meity Ardiana, Andrianto, Denisa Nugrahita Asmarani , Ryan Enast Intan,Lukman Hakim Andira, Fita Triastuti

Link :

AKSES CEPAT