51动漫

51动漫 Official Website

Pentingnya Deteksi Ciprofloksasin dalam Produk Pangan dan Lingkungan

Ilustrasi pangan dan lingkungan
Ilustrasi pangan dan lingkungan

Penelitian terbaru menyoroti signifikansi pentingnya mendeteksi keberadaan ciprofloksasin, sebuah antibiotik fluoroquinolone, dalam berbagai produk pangan dan lingkungan. Ciprofloksasin adalah obat yang umum untuk mengobati infeksi bakteri pada manusia. Namun, penggunaannya yang luas telah menyebabkan kekhawatiran akan peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotik ini.

Mendeteksi keberadaan ciprofloksasin dalam produk pangan dan air minum menjadi krusial dalam melindungi kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran resistensi antibiotik yang berpotensi membahayakan efektivitas pengobatan medis di masa depan. Selain itu, deteksi ciprofloksasin juga penting untuk mengawasi potensi pencemaran lingkungan oleh zat ini.

Penggunaan ciprofloksasin tidak hanya terbatas pada aplikasi medis, tetapi juga dalam pertanian untuk mengobati penyakit pada hewan ternak. Oleh karena itu, zat ini dapat masuk ke dalam lingkungan melalui limbah pertanian, limbah industri, atau limbah domestik. Akibatnya bisa menciptakan risiko kontaminasi pada air tanah dan sumber air minum. Dengan mendeteksi keberadaan ciprofloksasin dalam lingkungan, langkah-langkah pengelolaan yang tepat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko eksposur manusia terhadap antibiotik ini dan untuk menjaga integritas lingkungan secara keseluruhan.

Sebuah studi baru telah mengungkap pengembangan sensor elektrokimia untuk mendeteksi ciprofloxacin (CIP), dengan menggunakan modifikasi nanopartikel emas (AuNPs) pada elektroda boron-doped diamond (BDD). Modifikasi AuNPs berukuran rata-rata 271,8 nm ke permukaan elektroda BDD untuk menciptakan elektroda BDD termodifikasi dengan AuNPs penting untuk sensor CIP.

Pemilihan elektroda BDD berasal dari karakteristik yang luar biasa. Termasuk rentang potensial yang luas dan arus latar belakang yang minimal, yang penting untuk mencapai sensitivitas sensor yang tinggi. Puncak oksidasi yang jelas dari CIP pada 1,16 V vs Ag/AgCl teridentifikasi potensial untuk deteksi CIP, menghasilkan batas deteksi rendah sebesar 0,19 碌M. Analisis sampel nyata menunjukkan tingkat % perolehan kembali yang memuaskan sebesar 86,98%.

Penulis: Prastika Krisma Jiwanti, S.Si., M.Eng., Ph.D.

Sumber: Electrochemical detection of ciprofloxacin antibiotic on gold nanoparticles modified boron doped diamond (AuNPs-BDD) electrode .

AKSES CEPAT