51动漫

51动漫 Official Website

Pentingnya Pengawasan Air Limbah untuk Mendeteksi Patogen Resistan Obat seperti Klebsiella quasipneumoniae

Ilustrasi Air Limbah (Sumber: Panda.id)
Ilustrasi Air Limbah (Sumber: Panda.id)

Pengawasan air limbah secara historis telah digunakan untuk melacak patogen dalam suatu komunitas. Dibandingkan dengan air limbah perkotaan, air limbah rumah sakit umumnya mengandung bakteri yang resistan terhadap antibiotik dalam jumlah besar karena tekanan seleksi yang kuat yang diberikan oleh penggunaan antibiotik yang sering. Keberadaan bakteri yang resistan terhadap berbagai obat (MDR) dalam air limbah rumah sakit dapat menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat karena bakteri tersebut dapat menularkan sifat resistensi ke bakteri patogen enterik lainnya di masyarakat. Pemantauan rutin air limbah rumah sakit untuk patogen dan gen resistensi antimikroba dapat memberikan deteksi dini dan memandu intervensi kesehatan masyarakat.

Klebsiella pneumoniae adalah bakteri hidup bebas yang ditemukan di mana saja, termasuk tanah, air, dan berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan manusia. Berdasarkan hasil uji biokimia yang identik, Klebsiella quasipneumoniae dianggap sebagai anggota kompleks Klebsiella pneumoniae dan sering salah diidentifikasi sebagai Klebsiella pneumoniae. Spesies yang berbeda ini dapat diidentifikasi secara akurat hanya melalui pengurutan genom secara keseluruhan.

Pengambilan sampel representatif dilakukan dengan teknik 済rab sampling mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI). Setelah di kultur pada media tumbuh, bakteri tersebut diidentifikasi dan diuji antimikroba dengan panduan dari Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI) 2024. Berdasarkan hasil fenotipik, empat koloni yang diidentifikasi sebagai Klebsiella pneumoniae diproses untuk persiapan pustaka WGS dan hasilnya terdeteksi sebagai Klebsiella quasipneumoniae. Bakteri ini menimbulkan ancaman kesehatan masyarakat yang signifikan karena resistensi antibiotiknya yang meningkat, kemampuan untuk menyebabkan penyakit parah, dan potensi infeksi yang didapat di masyarakat dan yang didapat di rumah sakit. Namun, tidak ada laporan sebelumnya tentang K. quasipneumoniae dari Indonesia.

Kumpulan data bakteri patogen yang disajikan pada studi ini dapat menyediakan sumber daya yang berharga untuk studi genomik dan studi komputasional di masa mendatang, termasuk model pembelajaran atau pembelajaran mendalam untuk memahami fitur genomik atau memprediksi sifat fenotipik yang terkait dengan Klebsiella quasipneumoniae.

Penulis: Dewi Setyowati, S.Keb., Bd., M.Ked. Trop.

Link:

AKSES CEPAT