51动漫

51动漫 Official Website

Penyakit Menular Strategis pada Sapi Potong di Balongpanggang tahun 2023

Ilustrasi sapi (Foto: Dunia Sapi)
Foto by Dunia Sapi

Penyakit hewan menular strategis mempunyai dampak yang besar terhadap perekonomian nasional karena dapat menimbulkan dampak buruk dan kerugian ekonomi yang besar, kegelisahan masyarakat, dan angka kematian ternak yang tinggi. Di Indonesia, diantara penyakit yang dianggap sebagai penyakit hewan menular strategis adalah penyakit mulut dan kuku (PMK). Penelitian ini melaporkan tingkat kejadian penyakit hewan menular strategis di Kabupaten Balongpanggang selama tahun 2023.
Penyakit PMK dilaporkan terjadi kurang dari 4% dari total kasus yang ditangani dan merupakan satu-satunya penyakit hewan menular strategis yang dilaporkan tejadi pada tahun 2023.

Sedangkan kejadian bovine ephemeral fever (BEF) mencapai hampir 57% dari total 1546 kasus. Selain BEF, juga terdata beberapa penyakit umum maupun kasus yang bersifat non strategis antara lain, diare, scabiosis, helminthiasis, arthritis, distokia, kepincangan, dermatitis, enteritis, pneumonia, abses, retensi uterus, prolaps vagina, hipoglikemia. Infestasi ektoparasit, masalah mata, timpani, hematochezia, mastitis, endometritis, orkitis, indigesti (gangguan pencernaan), intoksikasi, luka, alergi, ovariohysterectomy dan papiloma.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diidentifikasi jika satu-satunya penyakit hewan menular strategis yang terjadi di Balongpanggang adalah Penyakit Mulut dan Kuku dengan tingkat insidensi sebesar 3 % yang relatif rendah jika dibandingkan dengan tingkat insidensi penyakit menular non-strategis bovine ephemeral fever (BEF) yang mencapai lebih dari 54% dari total kasus penyakit selama tahun 2023.

Penulis: Bambang Sektiari Lukiswanto
Link:

AKSES CEPAT