51动漫

51动漫 Official Website

Peran Platelet Rich Plasma (PRP) pada Nyeri Sendi Lutut

Foto by Alodokter

Osteoarthritis (OA) menurut American College of Rheumatology (ACR) adalah nyeri sendi yang terjadi dalam hitungan hari hingga bulan, disertai krepitus pada gerakan sendi dan kekakuan pada pagi hari. OA merupakan gangguan sendi tubuh yang paling umum, dengan prevalensi OA lutut dan pinggul di seluruh dunia masing-masing adalah 3,8% dan 0,85%.

Faktor-faktor yang berhubungan dengan patogenesis OA bersifat multifaktorial. Faktor-fator tersebut dapat berupa peregangan serat saraf periosteal, hipertensi intra-osseous, peregangan kapsul sendi, dan hipertensi intra-artikular. Sebagian besar pengobatan umum untuk OA belum terbukti memuaskan. Penatalaksanaan konservatif memberikan hasil yang baik untuk tatalaksana awal. Peran terapi konservatif masih terbatas dalam memodifikasi kelainan struktural yang terjadi. Pendekatan yang tersedia berkonsentrasi pada pencegahan perkembangan dan perbaikan gejala dengan memperluas prosedur non-invasif. Intervensi terapeutik non bedah meliputi injeksi intra artikular sendi lutut yang memiliki peran penting dalam pengelolaan OA sendi lutut.

Injeksi platelet rich plasma (PRP), yang merupakan salah satu terapi biologis, telah menjadi pilihan pengobatan yang menarik untuk menghilangkan rasa nyeri dan meningkatkan fungsi pada pasien OA. Terapi PRP secara luas didefinisikan sebagai fraksi plasma kaya trombosit yang memiliki growth factor (GF) yang autologous dan protein konsentrasi tinggi yang dapat meningkatkan proses penyembuhan dalam sel-sel yang rusak, ligamen, tendon, tulang, dan otot.

PRP didefinisikan sebagai konsentrasi 1.000.000 trombosit/L dalam 5 mL volume plasma. PRP tidak hanya mengandung trombosit konsentrasi tinggi, tetapi juga melengkapi faktor pembekuan yang tersisa pada tingkat fisiologis normal. PRP juga mengandung berbagaiGF, kemokin, sitokin, dan protein plasma lainnya.

PRP memiliki efek penyembuhan luka yang luas. Hal ini terjadi karena faktor pertumbuhan dan sitokin yang dimiliki oleh PRP dan mampu mempercepat proses penyembuhan. Injeksi PRP sangat erat kaitannya dengan efek molekuler yang terkandung dalam granula trombosit. Molekul bioaktif mengandung growth factor dan sitokin, termasuk transforming growth factor-尾 (罢骋贵-尾), insulin-like growth factor (IGF-I, IGF-II), platelet-derived growth factor (PDGF), fibroblast growth factor (FGF), epidermal growth factor (EGF), hepatocyte growth factor (HGF), vascular endothelial growth factor (VEGF), dan endothelial cell growth factor. Molekul bioaktif memiliki peran utama dalam mempercepat proses penyembuhan karena mengatur angiogenesis, mengatur ulang matriks ekstraseluler, mempengaruhi rekrutmen, proliferasi, dan diferensiasi sel punca.

PRP juga berkontribusi pada perbaikan tulang rawan pada OA. Tulang rawan yang diregenerasi dengan PRP menunjukkan sifat mekanik yang lebih kuat terhadap tekanan yang terkait dengan peningkatan ketebalan tulang rawan yang direkayasa dan peningkatan kandungan glikosaminoglikan. Perkembangan OA dapat dihambat dengan mempertahankan homeostasis sendi dan memperbaiki lingkungan mikro sendi. Injeksi PRP dapat secara langsung mengubah perubahan cairan sinovial atau secara tidak langsung mempengaruhi lingkungan sendi lokal di seluruh kondrosit dan sinoviosit. Injeksi PRP pada OA sendi lutut bertujuan untuk membangun perbaikan tulang rawan, mengurangi gejala OA, dan menunda operasi sendi. PRP telah terbukti mempengaruhi seluruh lingkungan terutama dalam perbaikan jangka pendek dan dianggap sebagai prosedur yang aman dengan hasil yang lebih baik dibandingkan pengobatan alternatif lainnya.

PRP meningkatkan nyeri sendi lutut terkait osteoartritis melalui respons biologis melalui jalur the nuclear factor kappa B. Faktor pertumbuhan yang ada dalam plasma kaya trombosit bertanggung jawab atas efek antiinflamasi melalui efek penghambatannya pada kaskade NFkB. PRP menghambat produksi mediator inflamasi bersamaan dengan penurunan ekspresi COX2. Peran PRP dalam penonaktifan neurofibromatosis (NFB) adalah untuk menurunkan peradangan kondrosit, memulihkan aktivitas anabolik, dan menghambat migrasi monosit untuk mencegah perkembangan osteoarthritis dan mengurangi rasa sakit.

Penulis: Dr. Hanik Badriyah Hidayati, dr., Sp.N(K).

Editor: Rizky Danang Susetyo, S.Si., M.Si.

Sumber: Thursina C, Hidayati HB, Yudiyanta, Pranowo I, Puspamaniar VA. 2022. The role of platelet rich plasma in knee joint pain. Anaesth. pain intensive care, 26(3):405-409. Link Lengkap: DOI: 10.35975/apic.v26i3.1906

AKSES CEPAT