51动漫

51动漫 Official Website

Peran Probiotik dalam Infeksi Saluran Kemih Perempuan

Salah satu penyakit yang paling banyak diderita wanita dengan risiko tinggi kambuh adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). Penyakit ini bisa menimbulkan beban ekonomi karena perlunya pelayanan kesehatan yang berulang. Infeksi saluran kemih yang tidak diobati dapat menyebabkan kondisi buruk seperti batu ginjal, diabetes, komplikasi dari kateterisasi uretra, inkontinensia, dan diare kronis.

Angka kesakitan yang disebabkan oleh ISK sangat besar, meskipun kemungkinan kematiannya rendah. Selain itu, dibandingkan laki-laki, perempuan mempunyai peluang 30 kali lebih besar terkena penyakit ini. Penyebab ISK termasuk infeksi bakteri klinis yang masing-masing menyumbang sebanyak 50-60% seorang wanita akan berpeluang mengalami ISK seumur hidupnya.

Kejadian ini disebabkan oleh perbedaan anatomi antara perempuan dan laki-laki, serta efek hormonal dan perilaku. ISK adalah infeksi umum yang menyerang 150 juta orang per tahun. Sebuah penelitian menemukan peningkatan konsultasi medis terkait ISK di kalangan wanita berusia di atas 18 tahun berusia tahun di Perancis. Penyebab saluran kemih ada banyak macamnya. Bakteri patogen seperti Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, Proteus mirabilis, Enterococcus faecalis, dan Staphylococcus saprophyticus merupakan kontributor utama.

ISK bisa tidak terjadi pada satu bagian saja tetapi dapat mengenai berbagai organ di sekitar saluran kemih. Salah satu contohnya adalah kasus sistitis, suatu kondisi peradangan spesifik pada kandung kemih. Ditandai dengan sistitis dengan adanya bakteriuria. Bakteri ini menimbulkan keluhan disuria, frekuensi, atau urgensi berkemih tanpa adanya kriteria pielonefritis. Mengobati ISK dengan benar dapat membuat penyakit ini mudah ditangani dan mencegah kejadian lebih lanjut. Paparan antibiotik perlu dikurangi karena risiko kekambuhan.

Meskipun pengobatan awal adalah terapi antimikroba, disarankan untuk menggunakan rejimen profilaksis yang berbeda dan strategi alternatif untuk mengurangi paparan antibiotik. Sistitis dengan komplikasi berhubungan dengan virulensi infeksi atau potensi kegagalan terapi antibiotik. Dokter menghadapi tantangan dalam mendiagnosis dan penanganan ISK atas dan bawah karena banyaknya kasus, risiko kekambuhan, dan pengobatan yang tidak tepat. Anamnesis dan prosedur diagnosis yang tidak akurat dapat menyebabkan resistensi antibiotik.

Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang dapat memberikan manfaat kesehatan bila digunakan dalam jumlah yang cukup. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan probiotik bermanfaat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit usus, membantu pencernaan laktosa, dan menyeimbangkan tingkat mikroba usus.

Terlepas dari perannya dalam pencernaan, probiotik mengandung agen anti-hiperkolesterolemia dan sifat antihipertensi. Mereka juga membantu mengurangi gangguan pascamenopause dan diare. Meskipun penggunaan probiotik telah menunjukkan kemanjuran pada berbagai kondisi, namun dosis, frekuensi, dan durasi optimalnya masih perlu dipelajari. Probiotik memodulasi berbagai fungsi fisiologis dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran probiotik terhadap infeksi saluran kemih pada wanita.

Perempuan yang diikutsertakan dalam penelitian ini bervariasi mulai dari dewasa awal hingga pascamenopause, sebagian besar aktif secara seksual, menggunakan metode kontrasepsi, dan mengalami infeksi saluran kemih berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan probiotik pada infeksi saluran kemih menunjukkan hasil yang positif maupun tidak menunjukkan hasil yang signifi kan. Hal ini juga disebabkan perbedaan outcome dan bahan tambahan yang digunakan.

Penggunaan bahan juga berkontribusi pada munculnya efek samping. Penggunaan probiotik dalam pengobatan sistitis dan infeksi saluran kemih memiliki harapan, walaupun tidak semua penelitian menunjukkan hasil yang signifi kan. Efek samping yang ditemukan masih dapat ditoleransi meskipun perlu diperhatikan.

Penulis: Prof. Dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, dr., Sp.OG(K).

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

AKSES CEPAT