Kedua negara tetangga, Indonesia dan Australia, memiliki ciri khas masing-masing dalam sistem pendidikan perawatnya yang mencolok. Walaupun letak geografis keduanya sangat dekat, studi komprehensif yang melibatkan tinjauan literatur akademik dan wawancara dengan pemangku kepentingan utama telah mengungkapkan perbedaan signifikan dalam pendidikan perawat di kedua negara ini. Ada tiga aspek kunci yang membedakan keduanya: sistem pendidikan tinggi, penawaran pendidikan, dan standar pendidikan dan praktek spesialis.
Pertama, dalam hal regulasi pendidikan tinggi, kedua negara cenderung memiliki standar yang serupa, yang menjaga kualitas pendidikan di tingkat yang dapat diterima. Ini menunjukkan bahwa baik Indonesia maupun Australia telah berkomitmen untuk memberikan pendidikan perawat yang berkualitas kepada generasi mendatang. Namun, ketika kita beralih ke penawaran pendidikan, perbedaan mencolok mulai muncul. Australia memiliki beragam program spesialisasi perawat pasca sarjana yang jauh lebih banyak dibandingkan Indonesia. Selain itu, Australia telah mengembangkan program pendidikan perawat praktisi dan jalur masuk sarjana ke dunia perawatan, yang belum tersedia di Indonesia. Perbedaan ini menciptakan lanskap pendidikan perawat yang lebih beragam dan komprehensif di Australia. Perbedaan mencolok lainnya terletak pada persyaratan kelulusan untuk program magister dan doktor. Di Indonesia, mahasiswa diwajibkan untuk menerbitkan artikel jurnal sebagai bagian dari kriteria kelulusan mereka, persyaratan yang ketat yang tidak ada di Australia. Ini menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam mengukur kualifikasi akademik di kedua negara.
Meskipun ada perbedaan yang jelas dalam pendidikan perawat, temuan ini juga membuka peluang kerjasama dan pengembangan di masa depan. Perbedaan ini dapat dijadikan sebagai pendorong pertumbuhan, dengan Indonesia dan Australia saling memanfaatkan kekuatan dan belajar dari kelemahan masing-masing. Kolaborasi dalam pengembangan pendidikan perawat dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kedua negara, yang pada gilirannya akan mendukung sistem kesehatan global.
Sebagai dua negara dengan pendekatan pendidikan perawat yang berbeda, kolaborasi antara Indonesia dan Australia adalah langkah yang menjanjikan. Ini dapat membuka jalan untuk sistem pendidikan perawat yang lebih holistik, kuat, dan berdampak positif bagi pasien di seluruh dunia. Masa depan pendidikan perawat tidak hanya penting bagi kesehatan masyarakat di kedua negara ini, tetapi juga untuk menjawab tantangan global dalam perawatan kesehatan.
Penulis: Lisa McKenna, Christine L. Sommers, Rini Rachmawaty, Ferry Efendi, Gulzar Malik, Jenny Davis, Rachael Duncan, Ian Ruddy Mambu, Ika Adelia Susanti, and Musmulyono.
Jurnal: Postgraduate nurse education in Indonesia and Australia: A comparative analysis





