51动漫

51动漫 Official Website

Perbandingan Penetrasi Asam Para Metoksi Sinamat

IL by RG

Penelitian ini membandingkan kemampuan sistem penghantar: Nanostructured Lipid Carrier (NLC), Solid Lipid Nanoparticles (SLN) dan Krim sederhana dalam membawa bahan aktif asam para metoksi sinamat (APMS), suatu analgesik antiinflamasi, untuk menembus sampai ke membran kulit tikus bagian dermis. Lapisan dermis kulit merupakan tempat reseptor dari obat-obat analgesik antiinflamasi topikal, seperti halnya APMS. Pengujian dilakukan terhadap subyek tikus Wistar setelah pengolesan sampel yang mengandung APMS selama 2 jam dan 4,5 jam. Sebagai indikator penetrasi digunakan nile red berdasarkan fluorosensinya.

Pengamatan hasil interaksi nile red dengan APMS, dilakukan menggunakan mikroskop fluoresens. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa fase lipid dapat  membawa bahan aktif APMS menembus stratum korneum. Kecepatan kemampuan sistem pembawa NLC, SLN maupun Krim dalam menghantarkan APMS berbeda. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa NLC dapat menghantarkan APMS menembus kulit untuk sampai ke lapisan dermis lebih cepat dan lebih banyak, dibandingkan SLN dan Krim.

Penelitian dilakukan oleh: Noorma Rosita,  &  

Secara lengkap hasil penelitian ini dapat dibaca pada artikel dengan judul: Penetration study of p-methoxycinnamic acid (PMCA) in nanostructured lipid carrier, solid lipid nanoparticles, and simple cream into the rat skin,  yang terbit pada: Scientific Report (2022) 12:19365

Dengan alamat link artikel: https://doi.org/10.1038/s41598-022-23514-0

AKSES CEPAT