UNAIR NEWS Monitoring dan evaluasi (Monev) internal untuk tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang telah didanai DIKTI tahun 2017/2018 sukses diselenggarakan oleh Garuda Sakti. Monev internal merupakan salah salah satu dari serangkaian kegiatan yang bertujuan memantau pelaksanaan PKM didanai di 51动漫. Kegiatan ini berupa koordinasi dan diskusi 2 arah antara tim PKM dan dosen reviewer internal UNAIR.
Monev internal telah diadakan 2 kali, yaitu monev 1 di awal Mei (3-4/5) dan monev 2 pada akhir Mei lalu (21-22/5) yang berlangsung di Ruang Kahuripan 300, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR. Sebanyak dua kali monev diadakan sesuai dengan urgensitas dan tujuan monev itu sendiri.
淭ujuan dari diadakannya monev ini untuk mengoptimalkan tim-tim PKM yang telah didanai DIKTI di UNAIR, agar bias lolos ke PIMNAS 31 tahun ini, jelas Ahmad Bonang Saputra Ketua Garuda Sakti 2018.
Ketua Badan Semi Otonom (BSO) yang dinaungi BEM UNAIR ini menjelaskan, ditiap fase monev memiliki kendala yang berbeda. Salah satunya pada monev 1. Ada beberapa tim PKM yang masih gugup dan target monev 1 belum tercapai. Salah satu penyebabnya adalah baru pertama kali mendapatkan dana hibah dari DIKTI. Namun, antusias mereka dalam mendapatkan masukan reviewer sangat tinggi. Pada monev 2, target monev 1 sudah tercapai serta menunjukkan kemajuan.
淭ak hanya ketidaktercapaian target, sering juga terdapat masalah internal kelompok, terkendala dalam bahan penelitian yang harus indent, dana yang belum turun dari DIKTI yang menyebabkan terhambatnya proses pelaksanaan PKM, jelas Bonang.
Dari monev itu, reviewer memberi masukan kepada masing-masing tim PK, sesuai jenis PKM-nya. Mengenai PKM-Kewirausahaan harus memperhatikan profit dan packaging; PKM-Pengabdian Masyarakat untuk memperdalam metode pelaksanaan program dan modul; PKM-Penelitian tentang metode penelitian beserta karakteristiknya, pengolahan data statistik, dan publikasi ilmiah; PKM-Teknologi terkait teknologi yang ditawarkan dengan mitra dan pembuatan video; dan terakhir PKM-Karya Cipta dikhususkan pada pembuatan dan uji coba prototype serta testimoni.
淗arapannya setelah monev 1 dan 2 ini tim PKM UNAIR bisa lebih siap lagi dalam menghadapi monev eksternal yang merupakan ajang penentu lolos atau tidaknya ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Sehingga harapannya, banyak tim UNAIR yang lolos ke sana (PIMNAS, Red), tutur Bonang mengakhiri. (*)
Penulis : Hilmi Putra Pradana
Editor : Binti Q. Masruroh





