UNAIR NEWS – secara resmi menutup kegiatan pra-International Convention of Asian Scholars (ICAS). Kegiatan bertajuk Ritus Liyan di Kampung Plampitan, Peneleh itu dimulai Jumat (24/5/2024) dan resmi ditutup pada Jumat (31/5/2024).
Dalam penutupan itu, Anita selaku project manager kegiatan memberikan sambutan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan jalannya kegiatan tersebut. Saya berterima kasih kepada seluruh warga Kampung Plampitan. Ada dari RT 1, RT 2, RT 7 dan seluruh warga yang antusias dengan kegiatan ini, ujarnya.
Anita juga menyampaikan terkait peresmian plang Jl Plampitan II. Plang ini menjadi salah satu karya kolaborasi yang dipamerkan dalam upacara penutupan. Ini ada plang yang akan kita resmikan bersama. Plang ini jadi salah satu hal unik di Kampung Plampitan karena di sini memang banyak plang awalnya, jelasnya.
Plang untuk Kebersihan Kampung
Sementara itu, warga Kampung Plampitan, Joko menuturkan bahwa ia merasakan dampak transformasi yang signifikan di Kampung Plampitan. Kampung Plampitan yang dulunya kumuh sekarang telah bertransformasi menjadi bersih. Saya ini pendatang, dulu awal lihat kumuh sekali, kurang enak dipandang. Akhirnya bersih-bersih pagi sore, jelasnya.

Kondisi yang demikian itu memantik warga Kampung Plampitan untuk membuat banyak plang pemberitahuan untuk menjaga agar lingkungan kampung tetap bersih. Masalah sampah ini kan sudah banyak di sini. Dari situ kita ada ide untuk buat plang. Plang-plang pemberitahuan selain untuk memperingatkan, juga buat mempercantik kampung, tuturnya.
Sukses Terselenggara
Dari awal pelaksanaan, kegiatan Ritus Liyan di Kampung Plampitan mendapat respons baik dari semua warga setempat. Joko juga turut menyampaikan harapannya terhadap kegiatan tersebut. Acara Ritus Liyan ini luar biasa. Terima kasih semuanya, sukses sampai sekarang. Kalau bisa ini berlanjut di tahun-tahun mendatang, ungkapnya.
Tak lupa, Joko berpesan kepada seluruh pihak yang hadir dalam upacara penutupan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Barang-barang bekas itu kalau masih bisa usahakan kita gunakan lagi. Lebih baik digunakan daripada dibuang karena kebersihan ini penting, pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, kegiatan upacara penutupan Ritus Liyan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari warga Kampung Plampitan. Seperti penampilan seni musik yang semakin menyemarakkan kegiatan tersebut.
Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Yulia Rohmawati





