UNAIR NEWS Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia yang jatuh pada 10 Oktober lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) mengadakan Seminar Teman Bicara, Sabtu (15/10/2022). Acara yang digelar secara luring tahun ini mengangkat tema Self-Acceptance: Seni untuk Berdamai dengan Diri Sendiri dan terbuka bagi seluruh mahasiswa UNAIR.
Psikolog klinis sekaligus pendiri platform kesehatan mental Bright Soul Dhian Kusumastuti SPsi hadir sebagai pembicara seminar. Ia menyampaikan pentingnya penerimaan diri yaitu sikap positif dalam menerima segala kelebihan maupun kelemahan diri sendiri dengan tetap berusaha untuk menjadi versi yang lebih baik.
淧耻苍测补 self-acceptance ini penting di masa remaja dan masa dewasa awal karena secara psikologis ada prioritas yang bergeser dari yang semula hanya keluarga menjadi ke lingkungan sosial. Ditambah lagi ada perkembangan media sosial yang membuat kita mudah melihat kehidupan orang lain, bahkan membandingkannya dengan pencapaian dalam hidup kita, ungkap alumnus Fakultas Psikologi UNAIR itu.
Dhian pun membagikan tips membangun self-acceptance yang dimulai dari usaha untuk menerima diri dengan tidak menyangkal emosi yang sedang dirasakan. Selain itu, melakukan regulasi diri seperti meditasi, positive self-talk, dan terakhir mengenal diri sendiri melalui aktivitas self-forgiveness writing atau what i believe worksheet.
淪etiap orang punya hambatan masing-masing sehingga pasti punya cara tersendiri untuk menghadapi proses tersebut. Memang butuh effort untuk mencapai titik di mana kita bisa menerima diri kita sendiri, imbuhnya.
Berbicara mengenai penerimaan diri sejatinya dapat menjadi salah satu strategi koping saat menjalani dunia perkuliahan. Topik tersebut juga dipilih sebagai respons dari beberapa curhatan mahasiswa FST yang telah ditampung dalam platform Teman Bicara.
Mengenal Platform Teman Bicara
Komitmen BEM FST dalam menangani masalah kesehatan mental ditunjukkan dengan adanya platform Teman Bicara yang diinisiasi oleh Departemen Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa (Adkesma). Platform berbasis peer counseling ini memberikan ruang dan dukungan bagi mahasiswa FST yang ingin menyampaikan keluh kesah mereka tanpa dipungut biaya.
淚ya (konseling) secara online dan sudah ada pembekalan dari psikolog profesional. Untuk mekanisme tahun ini ada dua platform di WhatsApp sama Discord, kalau sebelumnya kan cuma satu WhatsApp aja, jelas Kanaya selaku sekretaris Adkesma BEM FST.
Dengan penambahan aplikasi Discord, mahasiswa tidak perlu khawatir akan kerahasiaan identitasnya sebab bisa mengirim pesan secara anonim. Melansir dari akun Instagram , kontak Teman Bicara dapat diakses melalui WhatsApp (085707477052) dan Discord bit.ly/TemanBicaraDiscord setiap hari Senin hingga Jumat pukul 20.00-22.00 WIB.
Penulis: Sela Septi Dwi Arista
Editor: Nuri Hermawan





