51

51 Official Website

Peringati World Pharmacist Day, Fakultas Farmasi Beri Edukasi Kesehatan bagi Masyarakat

Pharmacare menggelar kegiatannya dalam rangka memperingati Hari Farmasis Sedunia atau World Pharmacist Day
Pharmacare menggelar kegiatannya dalam rangka memperingati Hari Farmasis Sedunia atau World Pharmacist Day (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Pharmacare, sebagai bagian dari Departemen Pengabdian Masyarakat BEM Fakultas Farmasi () 51 (UNAIR) hadir sebagai wadah mahasiswa untuk mengekspresikan kepedulian mereka terhadap masyarakat. Pada bulan September 2025, Pharmacare menggelar kegiatannya dalam rangka memperingati Hari Farmasis Sedunia atau World Pharmacist Day. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran publik akan isu kesehatan dan kefarmasian.

Kegiatan perdana berlangsung pada Minggu (7/9/2025) tepatnya di RT 2-5, RW 3, Mulyorejo Tengah, Surabaya. Dengan pendekatan door to door di rumah perwakilan warga dalam setiap RT, tim memberikan edukasi dengan materi Bijak Menggunakan Obat. Materi tersebut mencakup pemahaman tentang perbedaan BUD (Beyond Use Date) dan ED (Expired Date), serta prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang).

Materi tersampaikan secara interaktif melalui presentasi dan brosur. Selain itu, juga terdapat demonstrasi pemusnahan obat secara langsung yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap pengelolaan manajemen obat dengan benar. Dalam kegiatan tersebut, terlihat antusiasme warga yang terbukti dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Warga bahkan membagikan pengalamannya sehari-hari dalam hal terkait penyimpanan obat. Evaluasi akhir menunjukkan rata-rata skor pemahaman warga mencapai angka 8 dari 10 dari hasil pre-test dan post-test yang menandakan keberhasilan pendekatan edukatif yang dilakukan.

Pada Minggu (14/9/2025) Pharmacare melanjutkan rangkaian kegiatan di Taman Bungkul, Surabaya dengan membawakan tema Resistensi Antibiotik. Tema tersebut menjadi pilihan sebab resistensi antibiotik merupakan isu krusial dalam kesehatan global yang masih sering mendapatkan anggapan remeh. Melalui pendekatan sosialisasi keliling, materi tersampaikan dengan brosur informatif yang membahas penyebab, bahaya, dan langkah pencegahan resistensi antibiotik.

Observasi awal pada saat kegiatan menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang kurang paham mengenai penggunaan obat antibiotik secara benar. Banyak pengunjung mengaku menghentikan konsumsi obat sebelum dosis selesai atau mengabaikan anjuran dokter. Terlihat antusiasme dan rasa ingin tahu yang besar dalam sesi penyampaian informasi bersama audiens sebagai luaran yang dihasilkan. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang bercerita atau bertanya terkait pengalaman mereka selama minum antibiotik. Wawancara evaluatif di akhir sesi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya penggunaan antibiotik secara tepat.

Peserta Pharmacare saat mengikuti serangkaian acara yang sedang berjalan
Peserta Pharmacare saat mengikuti serangkaian acara yang sedang berjalan (Foto: Istimewa)

Sebagai penutup rangkaian kegiatan Pharmacare 2025, hari Minggu (21/09/2025) menjadi momentum puncak rangkaian acara World Pharmacist Day. Mengangkat tema Hipertensi yang relevan dengan peringatan Hari Jantung Sedunia, sesi ini menghadirkan langsung salah satu dosen Fakultas Farmasi 51, yaitu Dr apt Wenny Putri Nilamsari, SFarmSpFRS. Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang sesi berlangsung yang terlihat dari banyaknya interaksi dua arah antara peserta dan pemateri.

Dalam kegiatan ini, Pharmacare juga menyediakan layanan medical check-up berupa pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi di akhir acara untuk memperkuat dampak edukasi. Hasil dari sesi ini menunjukkan bahwa banyak warga yang masih ragu dan lupa dalam mengonsumsi rutin obat hipertensi dan juga penyakit kronis lain karena kekhawatiran terhadap efek samping, seperti gangguan ginjal. Melalui konsultasi langsung, Pharmacare berhasil meluruskan pemahaman tersebut dan memberikan penjelasan mengenai pentingnya kepatuhan minum obat pada penyakit kronis. Tak hanya itu, warga juga terbantu dalam menyusun strategi pengingat minum obat. Seperti menyetel alarm harian dan memilih lokasi penyimpanan obat yang mudah dijangkau agar tidak terlupa.

Melalui serangkaian kegiatan dalam peringatan World Pharmacist Day yang telah terlaksana, Pharmacare berhasil memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Khususnya terhadap penggunaan obat yang bijak, rasional, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa edukasi kefarmasian yang disampaikan secara komunikatif, interaktif, dan solutif mampu membangun self-awareness masyarakat dalam mengelola kesehatan secara mandiri.

Penulis: Panitia Pharmacare

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT