n

51动漫

51动漫 Official Website

Perjuangkan Nasib 500 KPPS Indonesia, BEM SI Jatim Gelar Aksi Damai

Dozens of students in the alliance of Indonesian Student Executive Board in East Java (BEM SI JATIM) during a peaceful action on Monday, May 20, 2019.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Jawa Timur (BEM SI JATIM) saat melakukan aksi damai pada Senin (20/5/2019). (Foto : istimewa)

UNAIR NEWS Puluhan mahasiswa dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Jawa Timur (BEM SI JATIM) melakukan Seruan Aksi Damai : Semangat Persatuan demi Demokrasi Ideal pada Selasa (21/5/2019). Tercatat sekitar 80 mahasiswa melakukan aksi damai tersebut di kompleks makam dr. Soetomo dan Tugu Pahlawan depan Kantor Gubernur Jawa Timur.
Ketua BEM UNAIR Agung Tri Putra mengungkapkan latar belakang diadakannya aksi damai itu ialah untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada Senin (20/5/2019) kemarin. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dilakukan dengan melakukan penyekaran ke makam dr. Sutomo.
淒amai artinya tidak mengganggu ketertiban umum, membawa narasi yang positif, membangun Indonesia kedepan dan bukan bertujuan untuk memecah belah bangsa Indonesia, ungkapnya.
Mahasiswa yang akrab disapa Agung itu menyampaikan bahwa setelah melakukan penyekaran, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan aksi damai yang dilakukan dengan dua sesi. Pertama, long march dari makam dr. Sutomo hingga ke depan Kantor Gubernur Jawa Timur.
Kedua, mimbar bebas dengan menyampaikan orasi persatuan bangsa yang berkenaan dengan solidaritas atas kematian 500 KPPS di Indonesia. 淎ksi ini bertujuan untuk menyuarakan persatuan Indonesia dan aksi damai solidaritas atas kematian 500 lebih KPPS selama pemilu berlangsung, jelasnya.
Agung berharap, setelah melakukan aksi damai tersebut Indonesia akan menjadi negara yang lebih baik. Disamping itu, hak-hak dari KPPS yang meninggal juga dapat segera terpenuhi.
淪aya harap negara mengusut tuntas penyebab kematian yang belum jelas serta pemberian kompensasi bagi keluarga korban, tegasnya.
Lanjut Agung, ia berpesan kepada para mahasiswa agar selalu siap menjadi garda terdepan dalam pergerakan. Mahasiswa harus mengawal negeri dan memberikan yang terbaik bagi kehidupan bangsa kedepannya.
淜ebangkitan nasional bukan melulu mengenai politik, tapi mengenai Indonesia secara keseluruhan, pungkasnya. (*)
 
Penulis : Sandi Prabowo
Editor : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT