Pemanfaatan teknologi digital semakin terasa dalam pelayanan kesehatan. Perawat, yang sehari-hari berhadapan langsung dengan pasien, ikut terdorong untuk menyesuaikan cara kerja mereka. Sebuah tinjauan penelitian terbaru yang diterbitkan di jurnal Computers, Informatics, Nursing menyoroti bagaimana perkembangan digital ini mulai membentuk praktik keperawatan di Indonesia.
Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana keterlibatan perawat dalam penggunaan teknologi, terutama dalam mendukung pelayanan di rumah sakit maupun komunitas. Dari hasil penelusuran di lima basis data ilmiah, terdapat 22 penelitian yang relevan. Menariknya, lebih dari 70% penelitian tersebut terbit setelah tahun 2020 dan mayoritas dilakukan di Pulau Jawa. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesehatan digital semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Hasil studi menunjukkan tiga fokus utama. Pertama, mengenai kesiapan perawat dalam menghadapi layanan kesehatan digital. Ada perawat yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi atau sistem pencatatan digital, tetapi masih banyak pula yang merasa membutuhkan pelatihan lebih lanjut. Keterampilan digital dianggap penting karena dapat memengaruhi kelancaran pelayanan dan komunikasi antar tenaga kesehatan.
Kedua, perawat juga terlibat dalam pengembangan aplikasi kesehatan berbasis telepon genggam untuk mendampingi pasien dengan kondisi tertentu, terutama yang tinggal di komunitas atau wilayah dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan. Aplikasi tersebut membantu pasien dalam memantau kondisi, mengingatkan jadwal minum obat, hingga memberikan edukasi sederhana.
Ketiga, penelitian juga menemukan keterlibatan perawat dalam pengembangan sistem informasi rumah sakit, terutama dalam pencatatan tindakan keperawatan dan rencana perawatan. Sistem ini membantu mengurangi pencatatan manual yang memakan waktu, serta mempermudah koordinasi ketika merawat pasien yang ditangani banyak tenaga kesehatan.
Melihat temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa perawat di Indonesia sudah mulai aktif dalam penggunaan dan pengembangan teknologi kesehatan, tetapi pelatihan dan penguatan kemampuan digital masih sangat dibutuhkan. Kesiapan ini penting agar teknologi tidak hanya dipakai sebagai alat administratif, tetapi benar-benar mendukung mutu dan akses layanan kesehatan.
Ke depan, integrasi pendidikan teknologi dalam kurikulum keperawatan dan pelatihan bagi perawat yang sudah bekerja akan menjadi langkah penting, sehingga transformasi digital di bidang kesehatan dapat berjalan lebih merata.
Penulis: Ferry Efendi
Sumber penelitian : McKenna, L., Efendi, F., & Sommers, C. (2025). Digital Health in Indonesian Nursing: A Scoping Review. Computers, Informatics, Nursing.





