UNAIR NEWS Pro Vice-Chancellor International La Trobe University, Australia, Kelly Smith menemui Rektor 51动漫 Prof. Dr. Muhammad Nasih, S.E., M.t., Ak., CMA., pada Rabu siang (4/7). Didampingi Koordinator International Course Coordination and Development School of Nursing and Midwifery Dr. Sonia Reisenhofer, RN., BN., MN., (Emergency)., PhD., Kelly membahas penguatan program kolaborasi internasional dengan UNAIR, khususnya dengan Fakultas Keperawatan (FKp). Juga, tidak tertutup kemungkinan dengan fakultas yang lain.
Dekan FKp Prof. Dr. Nursalam, M. Nurs (Hons)., yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah disepakati kedua pihak pada 2016. Yakni, ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama.
滵an, selama ini kerja sama itu sudah dilakukan. Ada student exchange, baik mahasiswa maupun dosen kita ke sana, juga dari sana ke sini. Kemudian, visiting professor pemberian kuliah dari kita maupun sana. Dan, ada research, katanya saat ditemui UNAIR NEWS.
Prof. Nursalam menambahkan bahwa pertemuan tersebut juga merupakan tindak lanjut kunjungan tim FKp sebelumnya. Kerja sama itu menjadi penting dalam upaya FKp menunjang UNAIR memenuhi target 500 World Class University (WCU). Perlu diketahui, La Trobe University, Australia, termasuk Top Hundred Nursing in The World, prodi perawat berperingkat seratus terbaik di dunia.
漇eperti yang terdekat dilakukan, pada April saat peringatan dies natalis FKp UNAIR, digelar international conference. Itu juga menghadirkan pembicara dari La Trobe University, ujarnya.
Dalam pertemuan itu, peningkatan aktivitas kerja sama yang dibahas, ungkap Prof. Nursalam, meliputi bidang akademik dan penelitian serta akreditasi internasional. Bidang akademik, rencananya dibuka program PhD bagi civitas UNAIR dari La Trobe University. Khususnya memperbanyak lulusan PhD UNAIR yang dari sana.
漇elain itu, dia (La Trobe University, Red) meng-apply untuk LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan), khususnya untuk keperawatan. Kenapa? Karena keperawatan masuk peringkat seratus dunia, ujarnya.
Dalam bidang penelitian, dibahas mengenai rencana menggelar kelompok-kelompok penelitian kolaborasi. Terutama ditujukan untuk pemenuhan publikasi bidang kesehatan. Juga, penelitian terkait problem kesehatan di setiap negara.
Prof. Nursalam menyatakan bahwa komunitas kesehatan di Indonesia menjadi salah satu hal yang diminati. Mengingat, di Australia, tidak ada komunitas kesehatan semacam puskemas seperti di Indonesia. Selain itu, terkait dengan upaya preventif terhadap komunitas masyarakat Indonesia yang kompleks dengan tantangannya.
漇elain dengan La Trobe University Australia, FKp telah menjalin kerja sama dengan aktivitas nyata dengan lebih dari lima negara. Ada Red Cross Kyushu, Jepang; Universitas Malaya, Malaysia; National Cheng Kung University, Taiwan; Naresuan University, Thailand; dan University College Cork (UCC), Irlandia, tuturnya.
漎ang jelas, kunjungan ini menjadi upaya meningkatkan aktivitas kolaborasi dan kerja sama dalam upaya meningkatkan kualitas UNAIR, imbuhnya. (*)
Penulis: Feri Fenoria Rifai





