51动漫

51动漫 Official Website

Perkuat Kolaborasi Akademik dengan Taiwan, UNAIR jadi Tuan Rumah 2025 Fall Taiwan Indonesia INTENSE Education Fair

Peresmian kegiatan 2025 Fall Taiwan-Indonesia International Industrial Talents Education Special (INTENSE) Program Education Fair di UNAIR, Senin (21/4/2025)
Peresmian kegiatan 2025 Fall Taiwan-Indonesia International Industrial Talents Education Special (INTENSE) Program Education Fair di UNAIR, Senin (21/4/2025)

UNAIR NEWS – 51动漫 (UNAIR) melalui (AGE) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Taiwan dan (TETO) di Surabaya, serta beberapa perguruan tinggi dari Taiwan menggelar kegiatan 2025 Fall Taiwan-Indonesia International Industrial Talents Education Special (INTENSE) Program Education Fair. Kegiatan ini merupakan serangkaian acara peresmian Taiwan Centre yang ada UNAIR.

Pameran pendidikan ini berlangsung di Aula Sriwijaya, gedung ASEEC Tower lantai 5, Kampus Dharmawangsa-B, UNAIR pada Senin, (21/4/2025). Dalam kegiatan ini, hadir Direktur Jenderal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Kementerian Pendidikan Taiwan, Yu-Huei Yang, Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, Republik Indonesia, Dr Beny Bandanadjaja ST MT, Rektor UNAIR, Prof Dr Mohammad Nasih MT AK Ca, Direktorat Jenderal TETO Surabaya, Issac C Chiu, dan beberapa perwakilan dari Taiwan serta Indonesia lainnya.

Sambutan oleh Rektor UNAIR, Prof Dr Mohammad Nasih MT Ak CA
Ajang Kolaborasi

Peresmian Taiwan Centre di ASEEC Tower menjadi sebuah tanda meningkatnya bentuk kolaborasi di bidang pendidikan antara Indonesia dengan Taiwan. Rektor UNAIR, Prof Dr Mohammad Nasih MT AK Ca menyampaikan rasa bangganya bahwa pada 2025, UNAIR menjadi tuan rumah dari Taiwan Centre dan INTENSE Education Fair 2025. 

淗ubungan baik antara Taiwan dan Indonesia, khususnya UNAIR menjadi sebuah kolaborasi yang baik untuk aspek akademik maupun perkumbuhan yang berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, kemitraan antara UNAIR dan Taiwan telah menjadi landasan pengembangan pendidikan. Kemitraan ini tidak hanya pertukaran pelajar tetapi juga penelitian yang kolaboratif, informatif, dan pemahaman budaya, papar Prof Nasih dalam sambutannya.

Hubungan yang berkelanjutan antara UNAIR dengan universitas-universitas di Taiwan, lanjutnya, telah berperan penting dalam memperkaya komunitas akademik. UNAIR berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas dari adanya hubungan itu.

Kesempatan Belajar di Taiwan

Bentuk kolaborasi itu langsung terealisasi dalam INTENSE Education Fair 2025. 淧ameran pendidikan ini diikuti oleh 12 universitas Taiwan. Universitas tersebut berencana membuka program di musim gugur tahun 2025 untuk siswa lulusan sekolah menengah vokasi (D3 dan D4) serta lulusan sarjana (S1). Universitas itu menawarkan total 41 kelas di bidang STEM dan semikonduktor, papar Yu-Huei Yang yang hadir mewakili Kementerian Pendidikan Taiwan.

Sambutan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Kementerian Pendidikan Taiwan, Yu-Huei Yang

Sebagai informasi, berbagai macam program, kelas, pertukaran pelajar, hingga beasiswa yang 12 universitas tawarkan dalam pameran pendidikan itu mencakup jenjang magister, sarjana, program double degree, program sarjana dua tahun, hingga doktoral. 淜ami harap, dengan adanya program ini, akan terjadi pertukaran ilmu dan informasi yang harmonis. Kemudian, dapat mengajak siswa-siswi berprestasi untuk melanjutkan studinya di Taiwan, lanjutnya.

Lebih lanjut, Yu-Huei Yang memaparkan, mahasiswa yang ingin studi di Taiwan akan menerima beasiswa sebesar 100.000 New Dollar Taiwan per tahun hingga dukungan biaya pesawat dan administrasi, sehingga mahasiswa tidak perlu khawatir mengenai kondisi ekonomi. Kemudain, sebagai bentuk dukungan pada program INTENSE ini, Kementerian Pendidikan Taiwan membuka kantor INTACT Base di Jakarta, Surabaya, dan Bangka Belitung, yang dapat memberikan kursus Bahasa Mandarin.

Penulis : Febriana Putri Nur Aziizah

Editor : Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT