51动漫

51动漫 Official Website

Perkuat Kualitas Sistem Digital melalui Peran Quality Assurance sebagai Implementasi SDGs

UNAIR NEWS Dalam upaya mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik industri, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, , yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) Penyetaraan 51动漫 (UNAIR) ke-8 melaksanakan program magang melalui skema Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA). Kegiatan tersebut berlangsung di PT Rahadhyan Integrasi Nusantara pada periode Agustus 2025 hingga Januari 2026.

Melalui program tersebut, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pengujian dan pengendalian kualitas sistem digital berbasis integrasi. Keterlibatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran. Tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan sistem agar dapat berjalan lebih stabil dan andal sebelum diimplementasikan dalam operasional perusahaan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menjalankan peran sebagai Quality Assurance (QA) Technical dan IT yang berfokus pada pengujian berbagai fitur sistem. Sistem yang diuji meliputi Ayo Produksi dan dan Ayo Integrasi yang berfungsi sebagai pendukung operasional sekaligus pusat kontrol dan sumber informasi bagi manajemen. Pengujian dilakukan menggunakan pendekatan fungsional melalui penyusunan skenario uji berbasis kebutuhan pengguna, mencakup pengujian positif maupun negatif.

淢elalui proses ini, saya memahami bahwa pengujian bukan hanya mencari kesalahan. Tetapi memastikan sistem benar-benar siap digunakan oleh pengguna, ujar Elia Sari, salah satu anggota BBK Penyetaraan.

Setelah perbaikan dilakukan, mahasiswa melanjutkan tahap validasi ulang untuk memastikan bahwa setiap bug telah terselesaikan tanpa menimbulkan error baru. Tahapan ini menjadi krusial dalam menjaga konsistensi performa sistem. Selain itu, monitoring sistem juga dilakukan secara berkala, khususnya menjelang tahap rilis. Fokus monitoring meliputi kestabilan fitur, respons sistem, serta kesesuaian alur proses dengan kebutuhan pengguna. Melalui proses ini, sistem diharapkan memiliki tingkat kesiapan yang lebih optimal sebelum digunakan secara luas.

Mahasiswa menghadapi tantangan dalam menguji sistem yang memiliki keterkaitan antar modul, seperti produksi, proyek, dan HRM. Kondisi ini menuntut ketelitian tinggi karena perubahan pada satu bagian sistem dapat berdampak pada keseluruhan fungsi. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat keterampilan analisis, komunikasi tim, serta pemahaman terhadap kompleksitas sistem terintegrasi dalam lingkungan industri.

Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-9, yaitu Industry, Innovation, and Infrastructure, melalui kontribusi dalam meningkatkan keandalan serta kesiapan sistem digital di lingkungan industri.

Program BBK 8 ini menjadi bukti komitmen 51动漫 dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis yang relevan serta kesiapan menghadapi dunia kerja berbasis teknologi.

Penulis: Elia Sari

AKSES CEPAT