n

51动漫

51动漫 Official Website

PKPB UNAIR Serahkan Bantuan Korban Bencana Alam di Pacitan

bencana pacitan
BAMBANG Dwi Tunggal dari PKPB UNAIR sedang menyampaikan bantuan bencana yang diterima petugas BPBD Kab. Pacitan. (Foto: Dok PKPB)

UNAIR NEWS Lurah Paguyuban Karyawan Purna Bhakti (PKPB) 51动漫, Dra. Kusmawati membenarkan bahwa PKPB telah menugaskan perwakilannya untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pacitan, pada hari Rabu 20 Desember lalu.

滱lhamdulillah itu merupakan bhakti sosial kami untuk yang kedua kalinya. Namun jangan dilihat dari besar-kecilnya materi, tetapi inilah keperdulian tulus kami untuk turut meringankan beban saudara kita yang terkena musibah di Pacitan, kata Bu Wati, panggilan akrabnya ketika dihubungi UNAIR.news, Senin (27/12) siang.

NONOK Benok disaksikan Bambang Dwi Tunggal menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada petugas BPBD Kab. Pacitan. (Foto: Dok PKPB)

Seperti diketahui, sebelumnya PKPB UNAIR juga turut membantu meringankan beban kepada korban bencana tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, yang disampaikan pada hari Jumat 28 April 2016 lalu.

Sedangkan lima perwakilan PKPB UNAIR yang mengirimkan langsung bantuan ke Pemkab Pacitan kali ini adalah Nonok Beno M, R. Supriyanto, Suwardi, Suharto, dibawah koordinator Bambang Dwi Tunggal, SH.

Dijelaskan oleh Dra. Kusmawati, dari dana yg terkumpul sebesar Rp 11.450.000,- sebagian diserahkan dalam bentuk barang sesuai dengan kebutuhan para korban, yaitu beberapa lembar kain selimut, handuk, celana dalam, sabun, sikat gigi, odol, dua kardus pembalut wanita, serta enam kardus berisi beberapa sajadah, mukena, dan pakaian layak pakai. Bahkan juga dikirimkan satu kardus berisi Alqur檃n.

bencana pacitan
PERWAKILAN PKPB UNAIR yang mengirimkan langsung bantuan ke Pemkab Pacitan. (Foto: Dok PKPB)

漇edangkan yang kami serahkan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 8.500.000. Semua kami percayakan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, tambahnya.

Diantara para anggota PKPB UNAIR ini berharap seberapapun besarnya bantuan yang dihimpun dari para anggota ini bisa sedikit membantu meringankan beban penderitaan akibat bencana alam. Seperti diketahui, bencana di Pacitan awal Desember 2017 lalu telah menewaskan sedikitnya 21 jiwa dan puluhan rumah dan fasilitas umum rusak berat. Tanggul Sungai Grindulu, sungai terbesar di kota Pacitan, juga jebol dan menghanyutkan banyak rumah warga. (*)

Penulis: Bambang Bes

AKSES CEPAT