UNAIR NEWS – Dua mahasiswa berprestasi 51动漫 (UNAIR) kembali mengukir nama di kancah nasional dalam ajang Lomba Esai Kejar 2025. M Pradana Setyawan dari Fakultas Vokasi dan Rava Adistya Hanum dari berhasil meraih Juara II kompetisi esai nasional Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HIMA PGSD) Universitas Sebelas Maret.
Pencapaian ini terbilang luar biasa mengingat singkatnya waktu pengerjaan yang hanya satu minggu. Dalam periode yang padat itu, Pradana dan Rava harus melalui serangkaian tahapan intensif, mulai dari brainstorming ide, fiksasi konsep, mencari data yang relevan, mendesain purwarupa, hingga menyelesaikan penulisan esai. Dedikasi dan manajemen waktu yang efektif menjadi kunci keberhasilan mereka dalam menghadapi tantangan tersebut.
Inovasi
Terinspirasi oleh keprihatinan atas melemahnya jiwa kepemimpinan di kalangan pelajar Indonesia. Dua inovator muda, Pradana dan Rava, berhasil mengembangkan sebuah platform digital interaktif dan edukatif yang revolusioner. Rancangan aplikasi ini khusus untuk menguatkan karakter kepemimpinan siswa melalui antarmuka pengguna (UI/UX).
Terdapat fitur tiga dimensi (3D) yang imersif, lengkap dengan avatar real-time yang mengadopsi gaya visual dari beberapa game populer. “Kami membuat versi baru yang mampu mendobrak jiwa leadership,” ungkap Pradana dan Rava.
Mereka menegaskan misinya untuk membangkitkan potensi kepemimpinan dalam diri setiap siswa. Platform terpadu ini menghadirkan beragam fitur pendukung. Termasuk debat interaktif, studi kasus (study case) kepemimpinan, dan fitur edukatif lainnya. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan menarik.
Tantangan
Pradana dan Rava seringkali dihadapkan pada tantangan manajemen waktu yang signifikan, terutama bagi mereka yang aktif dalam berbagai kegiatan. 淜epadatan jadwal perkuliahan, ditambah dengan keterlibatan dalam organisasi dan program magang, menuntut kemampuan adaptasi dan prioritas yang tinggi, ujar Rava.
Salah satu contohnya tuntutan untuk menghasilkan paper berkualitas tinggi dalam waktu hanya satu minggu, mulai dari penguatan literatur hingga desain prototipe. Situasi ini menguji ketahanan dan keterampilan mereka dalam mengelola waktu secara efektif di tengah berbagai komitmen yang harus mereka emban.
Penulis: Arifatun Nazilah
Editor: Yulia Rohmawati





