UNAIR NEWS – Mahasiswa yang tergabung dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 51动漫 (UNAIR) melancarkan aksi nyata pada Kamis (14/12/2023). Aksi nyata terwujud dalam Kontribusi Sosial yang berlangsung di Kecamatan Paciran, Lamongan.
Koordinator Modul Nusantara PMM 3 UNAIR, Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD, mengatakan bahwa Kontribusi Sosial menjadi puncak rangkaian pembelajaran pada Modul Nusantara. 淧embelajaran Modul Nusantara telah berlangsung 3,5 bulan lamanya, melalui beberapa metode pembelajaran, katanya.
Memahami Permasalahan Masyarakat
Modul Nusantara ini memberikan berbagai pengalaman pembelajaran baru bagi peserta PMM 3. Mereka berkesempatan belajar langsung di tempat bersejarah, bermain permainan sambil belajar, berdiskusi, hingga melancarkan aksi nyata pada masyarakat. Syahrur menuturkan melalui Kontribusi Sosial, mahasiswa dapat melihat secara langsung permasalahan yang ada. 淧ermasalahan masyarakat dapat mereka (Mahasiswa PMM 3, Red) amati tidak hanya melalui referensi tapi merasakan sendiri melalui pengalaman, jelasnya.
Dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat ini, mahasiswa PMM 3 turut andil dalam mencari jalan keluar. Salah satu rangkaian acara yang berlangsung adalah kegiatan bersih Pantai Weru. Pantai ini tercipta dengan indah namun pengelolaan sampah yang buruk menjadikan peserta PMM 3 ambil peran dalam menyelesaikan masalah ini. Tidak hanya membersihkan sampah tapi juga membantu dalam menyediakan fasilitas kebersihan.

Syahrur berharap dengan berlangsungnya kegiatan ini dapat melatih calon pemimpin masa. 淜ami harap mereka benar-benar mengerti permasalahan masyarakat sampai pada akarnya. Sehingga kedepan kita menginginkan calon pemimpin bangsa yang memahami permasalahan masyarakat, terangnya.
Sementara itu, Ikrar Prasetyo Hinelo salah satu peserta PMM 3 dari Universitas Negeri Gorontalo menceritakan bahwa ia senang berada di UNAIR untuk belajar. Ia banyak belajar tentang kedisiplinan selama berada. 淎rahan dan bimbingan dari dosen membantu dalam belajar dan menyelesaikan tugas-tugas, tuturnya.
Selama berada di UNAIR, Ikrar berkesempatan memperluas relasi, mempelajari budaya, dan mencicipi cita rasa kuliner baru. Bahkan Ikrar tak segan untuk mengajak calon peserta PMM 4 untuk memilih UNAIR sebagai tempat belajar. 淪aya sangat merekomendasikan UNAIR bagi peserta PMM selanjutnya. Tidak hanya fasilitas dan proses belajar mengajar yang baik, tapi Modul Nusantara juga salah satu yang menarik, tutupnya.
Penulis:
Editor: Nuri Hermawan





