Humas FH (21/03/25) | Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) menorehkan prestasi lagi dalam kancah kompetisi hukum nasional. Dua tim delegasi FH UNAIR berhasil menembus babak final International Negotiation Competition (INC) 2025 yang digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM), sekaligus mengamankan posisi 4 besar dari seluruh peserta. Prestasi ini menjadi bukti nyata ketangguhan dan kerja keras para mahasiswa FH UNAIR di ajang penyelesaian sengketa alternatif paling bergengsi di Indonesia.

INC 2025 bukan sekadar kompetisi biasa. Dihelat sebagai babak nasional, ajang ini menjadi penyaring ketat untuk menentukan tim terbaik yang akan mewakili Indonesia di INC International Round di London. Berbeda dari kompetisi lain, INC menuntut peserta untuk menguasai seni negosiasi secara mendalam.
Tim FH UNAIR yang berlaga terdiri dari Eirelina Semi Indarwati, Muhammad Radhiyya Syakir, Marsyananda Aurelia Zahra, dan Shizuka Arquila Eltoro sebagai delegasi utama, didampingi Mikhail Hanief Anindhito, Rajakin Salomo Sheehan Sebayang, Nabil Afif Fauzy, dan Favian Aptalosa Rakhamiro Rion sebagai observer. Bersama-sama, mereka menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai universitas di Indonesia.
Jalan menuju 4 besar tidaklah mudah. Sejak ronde pertama, tim FH UNAIR dihadapkan pada tantangan besar, yaitu mengarahkan negosiasi tanpa terkesan memaksa atau mendominasi. 淜ami belajar cara menyampaikan argumentasi dengan elegan, tanpa kehilangan kendali atas arah pembicaraan, ungkap Eirelina sebagai salah satu delegasi. Tantangan ini menjadi pelajaran berharga yang terus mereka asah di setiap babak, hingga akhirnya membawa mereka ke panggung final.
Baca Juga:
Kunci keberhasilan tim FH UNAIR terletak pada pendekatan yang lugas dan terarah. 淜ami memilih untuk straightforward, langsung menyampaikan agenda dan mengarahkan negosiasi ke poin utama dengan cepat, ujar Eirel. Strategi ini terbukti efektif saat berhadapan dengan delegasi dari universitas lain yang tak kalah cerdas dan terlatih. Salah satu momen paling berkesan adalah ketika mereka berhasil membalikkan situasi alot menjadi kesepakatan yang menguntungkan, hanya dengan ketepatan waktu dan pilihan kata.
Ketika pengumuman finalis diumumkan, sorak sorai dan rasa haru menyelimuti tim FH UNAIR. 淪aya sangat bahagia dan bangga pada semua yang terlibat, delegasi, pelatih, hingga observer. Ini adalah hasil dari kerja keras kami, ujar Eirel. Posisi 4 besar bukan hanya trofi, tetapi juga pengakuan atas dedikasi mereka dalam mengharumkan nama FH UNAIR.
Keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan langkah awal untuk pencapaian yang lebih tinggi. Harapan besar disematkan kepada generasi FH UNAIR selanjutnya agar terus melanjutkan semangat berkompetisi dan meningkatkan kualitas diri. 淪emoga kedepannya mahasiswa FH UNAIR dapat terus berjuang dan bersaing dalam International Negotiation Competition, agar bisa meraih prestasi yang lebih prestisius dalam kompetisi tersebut. Sukses selalu untuk mahasiswa FH UNAIR, tutup Eirel.
Penulis: Jessica Ivana Haryanto
Editor: Masitoh Indriani




