Humas (25/09/2024) | Delegasi Fakultas Hukum 51动漫 mencetak prestasi pada ajang International Moot Court Competition. Delegasi yang beranggotakan Sandra Akhira Meisya Lova (2021), Saniyah El Ismah (2022), Rossa Ainy Wijayanti (2022), Pasha Natarajha Syarief (2022) mendapat gelar Best Memorial Claimant – Honourable Mention serta gelar individu Best Advocate yang disandang oleh Pasha Natarajha Syarief (2022). Delegasi juga didampingi Observers yang beranggotakan Antoinetta Janice Susanto (2022), Mochamad Charomen Ramadhani (2023), Aureliano Jovan Meydianto (2023), Marchenina Azzahrah (2023) yang turut memberikan asistensi terhadap segala pekerjaan Delegasi.
ALSA International Moot Court Competition adalah kompetisi tahunan yang diadakan oleh ALSA International guna meningkatkan kompetensi mahasiswa hukum dalam bidang Arbitrase Internasional. ALSA International Moot Court Competition (AIMCC) 2024 dilaksanakan di Colombo, Sri Lanka pada tanggal 9 Agustus 2024 – 11 Agustus 2024 secara offline untuk ronde Preliminary Round sampai dengan Final Round.

Sandra Akhira Meisya Lova (2021), akrab disapa Hira, yang bertindak sebagai kepala delegasi menuturkan persiapan yang dilakukan untuk menghadapi AIMCC 2024 menuturkan bahwa persiapan perlombaan ini cukup lama, yakni 4 bulan, dengan 2 bulan untuk riset dan 2 bulan untuk latihan.
淧ersiapannya sekitar 4 bulan sih, 2 bulan di awal itu termasuk riset untuk bikin memorials both for Claimant and Respondent, lalu 2 bulan sisanya latihan pleading dan QnA buat mempersiapkan diri pas di hari H perlombaan, tutur Hira.

Hira juga menuturkan bahwa terkadang ada tantangan selalu membersamai kita dalam lomba. Hal tersebut dapat menjadi hambatan atau dorongan dalam melaksanakan segala proses perlombaan. Hira menyampaikan bahwa dalam proses perlombaan tidak boleh menyerah di tengah perjalanan, sehingga kita akan dapat melangkah terus dan lomba dapat diselesaikan dengan baik.
Baca Juga:
淪ebagai mahasiswa semester akhir, aku sering kali mendapatkan pertanyaan terkait skripsi dan caranya bagi waktu untuk lomba itu sendiri, nah kalau udah dapat pertanyaan seperti ini, aku selalu sampaikan bahwa semua ini gak akan kerasa capek kalau dari awal udah diniatin untuk menang dan diselesaikan dengan baik. Jadi, tidak boleh nyerah di tengah jalan, nyerah sebelum datang ke tempat lomba atau tidak boleh kecil hati sama lawan. Yang paling penting sebelum memutuskan untuk terlibat dalam suatu hal, aku selalu fokus dan tanam dalam diri kalau aku dan team akan membawa nama besar kampus yaitu UNAIR, dan membawa harapan banyak orang termasuk coach dan observers, tutupnya.
Penulis: M. Rizqi Senja Virawan/Mochammad Charomen Ramadhani
Editor: Masitoh Indriani




