Humas (23/6/2023) | Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas tak henti-hentinya berhasil menorehkan prestasi baik dari bidang akademik maupun non-akademik. Seperti yang telah diikuti oleh delegasi FH UNAIR pada kompetisi International Criminal Court Moot Court Competition (ICCMCC) 2023 yang diselenggarakan oleh International Bar Association (IBA) di Leiden University, Den Haag, pada 2-9 Juni 2023. Dengan delegasi yang diantaranya Arya Raditya Tjahjono (2020) sebagai ketua delegasi sekaligus orlist, Alyssa Febyana Maharani (2020) sebagai oralist, Alvin Andhika Fausta (2021) sebagai oralist, Almada Aziizah Amal (2021) sebagai researcher, Amanda Reno Komala (2021) sebagai researcher, Adna Mumtaza (2021), Diah Anggraerni (2022), Pasha Natarajha Syarief (2022) yang mana ketiganya sebagai observers.
Pada perlombaan kali ini mengusung tema kejahatan terhadap kemanusiaan yang berbentuk Ecocide (Ekosida), yang merupakan sebuah tindak pidana dibawah statuta Roma. Perlombaan kali ini juga mengangkat beberapa isu terbaru dalam konteks Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court), seperti kompetensi mengadili dan pembuktian. Bisa dikatakan dalam perlombaan ini dibagi menjadi 3 tahap. Tahap pertama adalah tahap memorial writing (penulisan memorial), di mana delegasi akan menulis sebanyak 3 berkas untuk masing-masing peran, yaitu Defendant, Prosecution dan Government Counsel. Selanjutnya Preliminary Oral Rounds, di mana ketiga oralist akan tampil sebanyak 2 kali yang mana dalam tahap penyisihan ini untuk skornya diakumulasi sebagai dasar penentuan Advanced Rounds. Tahap terakhir, Advanced Rounds yang terdiri dari Quarterfinal yang terdiri 27 tim terbaik, Semifinal sebanya 9 tim terbaik dan babak Final dipilih 3 tim terbaik.

Delegasi ICCMCC FH UNAIR 2023
Delegasi FH UNAIR pada kali ini berkesempatan menduduki peringkat 12 di dunia sekaligus Quarterfinalist搕im dari Indonesia dengan peringkat tertinggi di babak penyisihan (Preliminary Rounds), yang mana delegasi ini mempersiapkan perlombaan kurang lebih selama 8 bulan. 淧ersiapan dari tim kami cukup berat dan panjang, namun dengan bantuan berbagai pihak, pemberangkatan kami menjadi lebih mudah, khususnya kepada Fakultas Hukum 51动漫 dan juga Assegaf Hamzah & Partners atas dukungannya yang tiada henti baik secara materiil maupun pelatihan, ucap Arya Raditya sebagai ketua delegasi.
Setelah mendapat peringkat 12 di dunia sekaligus Quarterfinalist搕im dari Indonesia, delegasi ini tentunya senang dan bangga, mengingat jam terbang UNAIR yang sedikit dan baru di kompetisi ini. 淛angan berhenti belajar dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru di luar zona nyaman. Selalu tantang dirimu untuk menekuni hal baru dan yakinlah bahwa dukungan-dukungan dari sekitar akan menghantarkan kita ke tujuan yang dikehendaki. Pungkas Arya.
Penulis : M. Akmal Syawal




