51动漫

51动漫 Official Website

Gda艅sk University檚 Lecture Series: Bahas International Financial Law hingga Peran Penting Anak Muda dalam Global Crisis

Humas FH (06/11/2025) | Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) melalui Departemen Hukum Internasional kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa melalui kegiatan Guest Lecture bertajuk 淚nternational Financial Law: Global Crisis, State Response, and the Need for Safety Net serta 淪overeignty vs. Integration: The Role of International Law in the European Financial Market. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Anna Jurkowski-Zeidler, Vice-Rector for International Cooperation dari Gda艅sk University, Polandia, sebagai narasumber utama. Kuliah umum diselenggarakan pada Senin (03/11/2025) di Aula Lt.12 Gedung A.G. Pringgodigdo FH UNAIR, dengan dua sesi yang diperuntukkan bagi mahasiswa kelas Internasional Law A dan C.

profannajukowski2
Pemaparan dari Prof Anna

Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. M. Hadi Shubhan, S.H., M.H., C.N., selaku Dekan Fakultas Hukum 51动漫. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan hukum di Indonesia. Prof. Hadi menyampaikan bahwa kolaborasi akademik lintas negara bukan hanya sekadar pertukaran ilmu, tetapi juga merupakan upaya membangun ekosistem keilmuan yang adaptif terhadap perubahan global. Beliau menekankan bahwa mahasiswa hukum harus memiliki perspektif luas, tidak hanya memahami regulasi nasional, tetapi juga mampu membaca dinamika hukum internasional yang semakin mempengaruhi tatanan hukum domestik.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa hukum keuangan internasional kini berada pada posisi yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi dunia. Dalam era ekonomi digital dan pasar global yang saling terkoneksi, berbagai instrumen keuangan dan transaksi lintas yurisdiksi membutuhkan kerangka hukum yang jelas, tegas, dan adil. Tanpa pemahaman yang komprehensif terhadap sistem hukum global, negara-negara, termasuk Indonesia akan kesulitan menghadapi tantangan seperti volatilitas pasar, kejahatan keuangan transnasional, hingga ketidakpastian geopolitik yang berdampak pada stabilitas ekonomi domestik.

Memasuki sesi inti, Prof. Anna Jurkowski-Zeidler memaparkan materi pertama berjudul 淚nternational Financial Law: Global Crisis, State Response, and the Need for Safety Net. Dalam pemaparannya, beliau menguraikan bagaimana krisis keuangan global dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi negara-negara berkembang serta pentingnya pembentukan mekanisme safety net untuk mencegah efek domino terhadap sistem perbankan dan investasi internasional. Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antarnegara melalui lembaga keuangan internasional seperti IMF dan World Bank untuk menjaga ketahanan ekonomi global. 淜risis keuangan tidak bisa diselesaikan oleh satu negara. Diperlukan kolaborasi hukum dan kebijakan lintas batas untuk melindungi kesejahteraan ekonomi dunia, tuturnya.

Sesi kedua dilanjutkan dengan topik 淪overeignty vs. Integration: The Role of International Law in the European Financial Market. Dalam kesempatan ini, Prof. Anna membahas hubungan kompleks antara kedaulatan negara dan integrasi ekonomi kawasan Eropa. Ia menegaskan bahwa meskipun negara-negara Uni Eropa memiliki otonomi hukum masing-masing, mereka juga tunduk pada regulasi bersama yang menjamin stabilitas pasar tunggal. 淗ukum internasional berfungsi sebagai jembatan antara kepentingan nasional dan kebutuhan kolektif. Integrasi hukum bukan ancaman bagi kedaulatan, melainkan sarana untuk memperkuat solidaritas global, jelasnya.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif dari para peserta yang mengajukan beragam pertanyaan kritis. Banyak mahasiswa menyoroti isu terkait implementasi prinsip-prinsip hukum internasional dalam sistem keuangan nasional, termasuk bagaimana Indonesia dapat menyesuaikan regulasi domestik agar tetap selaras dengan standar global tanpa mengurangi kepentingan nasional. Pertanyaan yang diajukan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menggali contoh-contoh konkret seperti pengaturan transaksi lintas negara, perlindungan investor, mekanisme pengawasan terhadap lembaga keuangan, hingga peran hukum dalam mencegah praktik money laundering yang kini menjadi perhatian internasional.

Dalam sesi penutupan, Prof. Anna memberikan pesan inspiratif kepada mahasiswa FH UNAIR agar terus memperdalam pemahaman tentang hukum internasional dan memperkuat kemampuan analisis kritis terhadap isu-isu global. 淜alian, generasi muda, memiliki peran penting dalam menciptakan dunia yang lebih adil dan stabil melalui pendekatan hukum yang beretika dan berkeadilan, pesannya. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat penghargaan kepada Prof. Anna Jurkowski-Zeidler sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam memperkaya wawasan akademik civitas akademika FH UNAIR.

Baca Juga:

Melalui kegiatan kuliah tamu internasional ini, FH UNAIR kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan hukum yang progresif dan berorientasi global, dengan tidak hanya berfokus pada penguatan aspek teoritis, tetapi juga secara aktif membuka ruang dialog akademik yang melibatkan perspektif lintas negara. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen FH UNAIR dalam memperluas jejaring kolaborasi internasional melalui kerja sama akademik, penelitian, dan pertukaran gagasan dengan para pakar hukum dunia. Dengan menghadirkan narasumber berkompetensi global, fakultas memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami isu hukum secara komparatif serta memetakan tantangan hukum dalam konteks nasional maupun internasional. Inisiatif ini sekaligus mencerminkan upaya FH UNAIR dalam membentuk generasi jurist muda yang berdaya saing tinggi, memiliki kemampuan analitis, kepekaan terhadap isu global, serta kesiapan berkontribusi dalam pengembangan hukum dunia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Penulis: Angelique Novelyn

Editor: Masitoh Indriani

AKSES CEPAT