Humas FH (05/06/2025) | Sosok inspiratif kembali hadir dari Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR). Muhammad Hendi Hidayat Romadhoni, mahasiswa asal Gresik berhasil menorehkan prestasi membanggakan sebagai Juara 1 Pemilihan Pemuda Inspiratif Kabupaten Gresik 2025. Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik ini menjadi wadah strategis dan bergengsi bagi para pemuda dan pemudi berusia maksimal 30 tahun untuk menyalurkan ide-ide kreatif serta mewujudkan aksi nyata yang berdampak positif bagi kemajuan dan pembangunan daerah.
Pemilihan Pemuda Inspiratif Kabupaten Gresik 2025 diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) pada hari Senin (26/05/2025) hingga Selasa (27/05/2025) Mei 2025 di Hotel Horison Gresik, Jl. Kalimantan No. 12 A, Wonorejo, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 Hari Nawakarsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang bertujuan untuk membina generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.
Muhammad Hendi Hidayat Romadhoni bukanlah sosok yang asing dalam dunia prestasi dan kepemudaan. Sebelum meraih Juara 1 Pemilihan Pemuda Inspiratif Kabupaten Gresik 2025, Hendi telah lebih dahulu dikenal luas sebagai Duta Batik Jawa Timur tahun 2022, sebuah penghargaan yang menunjukkan dedikasinya dalam melestarikan dan mempromosikan warisan budaya khas Jawa Timur. Selain itu, pada tahun 2021, ia juga berhasil meraih posisi Wakil 1 dalam ajang Cak Gresik yang semakin menegaskan konsistensinya dalam berkiprah di berbagai forum kepemudaan dan budaya di tingkat daerah maupun provinsi.
Tidak hanya berprestasi dalam bidang budaya dan kepemudaan, Hendi juga membuktikan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas akademik dan intelektualnya dengan menjadi penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Republik Indonesia (LPDP RI), sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada individu-individu berprestasi dan berpotensi tinggi. Beasiswa ini tidak hanya menjadi pengakuan atas prestasi akademik dan kepemimpinan Hendi, tetapi juga sebagai modal penting dalam mengembangkan kapasitas dirinya untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat dan daerah asalnya.
Baca Juga:
Sejak awal seleksi, Hendi mengikuti proses administrasi yang ketat, dimana peserta harus memenuhi kriteria meliputi karya, prestasi, pendidikan, serta keaktifan dalam organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Gresik. Setelah lolos tahap administrasi, Hendi melanjutkan perjuangannya di tahap karantina intens selama beberapa hari dan berhasil masuk 10 besar dengan esai terbaik. Dari tahap penjurian selanjutnya, terpilih lima pemenang, termasuk juara 1 yang diraih Hendi berkat gagasan dan presentasi matang, terutama dalam penyampaian yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris.
Hendi mengakui bahwa dukungan dari keluarga, kampus, serta berbagai instansi terkait sangat berarti dalam setiap langkah dan perjuangannya selama mengikuti seleksi. Ia berharap penghargaan Juara 1 ini bukan sekadar gelar prestisius, melainkan menjadi titik awal pengabdian terbaiknya bagi daerah Gresik. Salah satu fokus utama yang ingin ia kembangkan adalah pelatihan digitalisasi desa. Melalui program ini, Hendi berambisi mendorong transformasi digital yang mampu mempercepat kemajuan desa-desa di Gresik sehingga potensi daerah dapat semakin dikenal dan dilirik oleh investor asing.
淗abiskan jatah gagal kalian karena setiap kegagalan menyimpan pelajaran berharga yang akan membimbing kita naik ke tangga kesuksesan. Jangan pernah menyerah walaupun rintangan menghadang, dan selalu libatkan Tuhan dalam setiap langkah yang kalian ambil. Jika suatu saat kamu merasa takut untuk mencoba, percayalah itu adalah tanda bahwa kamu sedang berada di jalur yang benar menuju pencapaian impianmu. Teruslah maju dengan keyakinan dan keberanian ujarnya.
Penulis : Angelique Novelyn
Editor : Masitoh Indriani




